Anda Merokok? Jangan Minum Multivitamin
Berdasarkan penelitian, perokok yang mengonsumsi vitamin sebagai suplemen justru mengakibatkan risiko terkena kanker paru-paru.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa beta karotene yang terkandung di dalam suplemen vitamin dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Peringatan ini disampaikan Tawee Tavetyanon dan Gerold Bepler dari Lembaga Pusat Penelitian Kanker H. Lee Moffitt serta Pusat Penelitian di Universitas South Florida di Tampa, Amerika.
Sebelum melakukan penelitian, Tavetyanon dan Bepler menelaah semua literatur kedokteran. Mereka kemudian mengambil semua suplemen beta karotene yang terkandung dalam suplemen multivitamin. Sebagian besar dari 47 multivitamin yang diteliti mengandung 0,3 mg sampai 17,2 mg beta karotene.
Hasilnya, perokok juga mengonsumsi beta karotene dalam dosis tinggi (sekitar 20 sampai 30 mg per hari) berisiko 24% terkena kanker paru-paru dibanding dengan perokok yang tidak mengonsumsi beta karotene.
Walaupun sebagian produk mengandung beta karotene dalam dosis yang kecil namun jumlah itu dapat bertambah mengingat kebiasaan konsumen yang tidak lega kalau minum multivitamin dalam jumlah sedikit.
Celakanya, menurut Tanvetyanon, meskipun ditemukan adanya hubungan antara beta karotene dengan risiko meningkatnya terkena kanker paru-paru bagi perokok, namun banyak suplemen multivitamin yang tidak menyertakan keterangan atau peringatan di labelnya.
“Peringatan terbaik, apabila Anda seorang perokok atau mantan perokok sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum memutuskan mengonsumsi suplemen,” kata Tanvetyanon.


Leave a Reply