Menghadiri Observation Study Tour (OST) di KWSU BAM
Pada hari Rabu 28 Oktober 2009, Bagian Umum KSU Pointer FX Rizal Hartanto menghadiri acara “Observation Study Tour (OST) on Lessons Learnt on Empowering The Family and Community for Welfare Enhancement at The Grass Roots” di KWSU BAM. Kegiatan ini adalah hasil kerja sama dengan Yayasan Damandiri. Peserta dalam kegiatan ini tidak hanya berasal dari kota-kota yang berada dalam Provinsi Jawa Timur tetapi ada juga yang berasal dari kota-kota di luar Provinsi Jawa Timur seperti Purwokerto, Semarang, dan Makasar.
Acara ini dimulai pada pukul 08.05, dengan acara yang pertama yaitu sambutan dari Ibu Asih Tri Rahmi N dari Dinas Koperasi Kota Malang. Dalam kesempatan ini beliau mengenakan baju berwarna merah putih sebagai perwujudan dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober, kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan yang kedua dari Ibu Rasmiati dari Puskowanjati.
Acara berikutnya yaitu sambutan dari Bapak Drs. Maswarnurdin dari Yayasan Damandiri Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang, setelah itu acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Evita Handayani selaku Ketua KWSU BAM. Ibu Evita memaparkan tentang sejarah awal berdiri, ideologis yang dianut, serta unit-unit usaha yang ada di KWSU BAM. Acara berikutnya yaitu sambutan dari Ketua UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) KWSU BAM Ibu Suhani. Ibu Suhani menceritakan tentang awal bergabung dirinya dengan KWSU BAM yaitu sejak tahun 2006. Dengan bergabungnya ia dalam keanggotaan KWSU BAM maka kegiatan usaha yang telah dijalankan selama ini, menjadi terbantu dari segi permodalan dan pemasaran produk yang dihasilkan. Acara selanjutnya adalah sambutan dari Ketua Produksi Ibu Siti Sholikah. Ibu Sholikah memiliki usaha pembuatan berbagai macam kerajinan dari pasir seperti vas bunga, tempat pensil, dll. Beliau memaparkan bahwa ia menjadi terbantu sejak bergabung dengan KWSU BAM.
Pada pukul 09.00, acara dilanjutkan dengan mendengarkan saran dan tanya jawab dari peserta. Salah satunya adalah sebuah saran yang diutarakan oleh Ibu Evi dari Universitas Negeri Semarang. Beliau memberikan saran kepada Ibu Siti Sholikah agar memakai bahan-bahan yang tidak berbahaya dalam proses pembuatan kerajinan dari pasir, karena dari hasil pemaparan yang diutarakan oleh Ibu Siti Sholikah, dalam pembuatannya menggunakan lem serta cat yang berbahaya bagi kesehatan para pekerja. Setelah mendengarkan saran serta tanya jawab dari peserta, acara dilanjutkan dengan mendengarkan kesan dan pesan dari perwakilan peserta. Sebelum kegiatan ini berakhir acara dilanjutkan dengan ramah tamah, dimana para peserta bisa melihat produk-produk yang dihasilkan oleh unit kerja KWSU BAM seperti kerajinan pasir, topeng malangan, sayur organik, dll. Peserta juga dijamu dengan makanan dan kue tradisional seperti lupis dan cenil. Pukul 09.40 acara selesai.
























Leave a Reply