xanax onlineAdderallLevitraCialis online

Sandal Hilang di Masjid

hattaBapak adalah seorang yang sangat taat kepada agama. Beliau selalu bersembahyang Jumat, dan ketika beliau mulai kurang sehat, saya turut mengantarkan beliau ke masjid bersama Pak Wangsa dan sopirnya. Mula-mula Pak Dali, tetapi setelah ia meninggal dunia, digantikan oleh Pak Majid.

Tugas saya di masjid adalah mengurus sandal Bapak. Sebabnya ialah karena sudah beberapa kali sandal Bapak hilang di tempat sandal masjid, sehingga akhirnya saya ditugaskan menjaga sandal Bapak. Caranya, sebelum masuk masjid Bapak mencopot sandalnya dan saya membawanya ke mobil. Kalau sudah selesai sembahyang, saya lari dulu ke mobil, mengambil sandal dan memberikannya kepada Bapak. Tentu saja saya juga bersembahyang Jumat bersama beliau, dan mengurus sandal dilakukan sesudah tugas utama menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa.

Demikianlah Bapak Hatta yang saya sayangi, tidak pernah meninggalkan sembahyang lima waktu, puasa, dan sholat Jumat. Beliau selalu lembut, ramah kepada para pembantu, pegawainya serta terhadap para tamu, dan jarang marah kecuali kalau seseorang berbuat kesalahan besar.

Munthalib, Pribadi Manusia Hatta, Seri 4, Yayasan Hatta, Juli 2002

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>