Alasan-alasan untuk Tidak Meminum Soft Drink
Ada beberapa alasan kenapa soft drink itu dapat merusak kesehatan kita, antara lain:
- Soft drink menguras air dalam tubuh. Seperti halnya diuretik (obat yang dapat menambah kecepatan pembentukan urin) yang bukannya memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya. Pemrosesan gula tingkat tinggi dalam soft drink memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita. Untuk mengganti air ini, orang harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas yang diminum.
- Soft drink tidak pernah menghilangkan rasa haus karena soft drink bukanlah air yang diperlukan oleh tubuh. Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh kita terus-menerus akan menyebabkan dehidrasi seluler kronis, sebuah kondisi yang melemahkan tubuh pada tingkat serius. Pada gilirannya akan menyebabkan melemahnya sistem kekebalan dan menimbulkan berbagai penyakit.
- Tingkat kandungan fosfat yang tinggi dalam soft drink dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Soft drink terbuat dari air murni yang juga dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan mineral yang serius dapat menyebabkan penyakit jantung (kekurangan magnesium), osteoporosis (kekurangan kalsium), dan banyak lagi. Sebagian besar vitamin tidak berfungsi di dalam tubuh tanpa adanya mineral.
- Soft drink dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda-benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya.
- Jumlah gula yang tinggi dalam soft drink menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”. Kelebihan dan kekurangan gula dalam insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan anak sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan seumur hidup.
- Soft drink sangat memengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya metabolisme dalam tubuh bisa terhambat. Soft drink bila diminum bersamaan dengan kentang goreng akan membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk dicernakan.
- Soft drink mengandung aspartame (pemanis buatan), yang dihubungkan dengan depresi, insomnia, penyakit saraf, dan banyak penyakit lainnya. Di Amerika, FDA (Food and Drug Administration) telah menerima lebih dari 10.400 keluhan konsumen terhadap aspartame.
- Soft drink bersifat sangat asam, sehingga dapat menembus garis sambung pada kaleng aluminium dan dapat melumerkan kaleng tersebut bila disimpan terlalu lama. Pasien penderita alzheimer (jenis kepikunan yang ‘mengerikan’ karena dapat melumpuhkan pikiran dan kecerdasan seseorang) yang telah diotopsi semuanya memiliki kadar aluminium yang sangat tinggi dalam otaknya. Logam berat dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan syaraf dan penyakit lainnya.
- Soft drink bersifat sangat asam, tubuh manusia secara alamiah memiliki pH 7,0. Soft drink memiliki pH 2,5, artinya Anda memasukkan sesuatu yang ratusan ribu kali lebih asam ke dalam tubuh Anda. Penyakit berkembang dalam lingkungan asam. Soft drink akan mengendapkan limbah asam dalam tubuh yang menumpuk dalam sendi dan di sekitar organ tubuh. Contohnya, pH tubuh penderita kanker atau radang sendi selalu rendah. Semakin parah penyakit seseorang, semakin rendah pH tubuhnya.
- Jangan pernah berpikir untuk meneguk soft drink saat Anda terkena demam atau flu, soft drink akan mempersulit tubuh melawan penyakit tersebut.
- Soft drink tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna. Sementara kita suka meminum soft drink dingin setelah makan. Jika begitu, tubuh kita sebenarnya mempunyai suhu optimum 370 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektifan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.
air putih memang jauh lebih sehat daripada kita minum-minuman yg berbau soda…!