Avokad
Avokad (Persea americana) berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah, kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.
Pohonnya berbatang dengan tinggi mencapai 20 m dengan panjang daun 12-25 cm. Bunganya berwarna hijau kekuningan dengan ukuran 5-10 mm. Ukurannya buahnya bervariasi dari 7-20 cm, dengan massa 100-1000 gram, bijinya besar 5-6,4 cm. Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.
Kandungan dan manfaat
Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat, kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.
Vitamin E dan vitamin A
Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar. Vitamin E mengandung banyak antioksidan untuk mencegah radikal bebas. Kendati tidak banyak, avokad cukup mengandung vitamin A dan klorofil. Kombinasi vitamin A, klorofil, dan vitamin E sebagai antioksidan terbukti menjaga kulit penduduk Meksiko tampak kenyal dan segar meski telah berumur. Jarang pula yang terserang kanker.
Potasium atau kalium
Potasium yang dikenal juga sebagai kalium dalam avokad dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah, mengontrol debar jantung, dan menjaga kesehatan sistem saraf. Separuh avokad ukuran sedang mengandung 548 mg kalium, 15 persen lebih tinggi dari kandungan kalium dalam sebuah pisang. Kandungan kaliumnya yang tinggi menjadikan avokad buah pembentuk basa. Dalam teori Food Combining, makanan pembentuk basa melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas, sehingga tidak mudah rusak. Dampak paling nyata dari sel yang terjaga adalah wajah tampak awet muda.
Lemak tak jenuh
Dalam avokad ada lemak nabati yang tinggi yang tak jenuh. Lemak yang terkandung dalam avokad mengandung monounsaturated yang justru bermanfaat untuk kesehatan jantung. Lemak monounsaturated dapat menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan dapat menaikkan kadar HDL (kolesterol baik) di dalam tubuh. Lemak ini berguna untuk mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker, atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada avokad juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak jenuh pada avokad juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur.
Kandungan asam lemak jenuh pada avokad adalah 2,13 gr / 100 gr sedangkan kadar lemak jenuh tunggalnya adalah 9,8 g/100 g. Konsumsi asam lemak MUFA justru dapat memperbaiki kadar kolesterol dan memproteksi kerusakan arteri (pembuluh darah). Lemak avokad juga mengandung asam lemak tidak jenuh ganda (PUFA) dengan kadar 1,82g/100g daging buah. Manfaat PUFA pada avokad sama dengan yang ada pada ikan laut. Konsumsi MUFA dan PUFA dalam jumlah yang cukup akan memberikan manfaat kesehatan yang optimal bagi tubuh.
Asam lemak MUFA yang banyak terkandung dalam avokad adalah asam oleat (seperti asam lemak yang terdapat dalam almond dan minyak zaitun). Asam oleat merupakan asam lemak omega-9 yang dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat), tetapi sebaliknya meningkatkan HDL (kolesterol baik). Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi.
Hasil sebuah penelitian, pria yang mengonsumsi avokad selama tiga bulan berturut-turut akan mengalami penurunan kadar kolesterol LDL sebesar 12%. Hal tersebut dapat melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat aterosklerosis.
Penelitian yang dilakukan para kardiolog di Queensland, Australia, menemukan bahwa konsumsi avokad (1 buah per hari) dapat menggantikan diet rendah lemak untuk menurunkan kolesterol. Penelitian tersebut dilakukan dengan membandingkan wanita yang diberi diet tinggi karbohidrat tetapi rendah lemak dengan wanita lain yang diberi diet tinggi avokad selama 3 minggu.
Vitamin B6
Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sidrom pra-haid atau pra-menstruasi (PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan. Vitamin ini juga penting untuk mengontrol fungsi sistem saraf. Rendahnya konsentrasi vitamin B6 dalam darah mudah menimbulkan mual-mual pada trimester pertama kehamilan.
Zat besi dan tembaga
Zat besi dan zat tembaga yang berlimpah membuat avokad penting dalam pembentukan sel darah merah dan pencegahan anemia gizi. Paduan antara vitamin C, vitamin E, zat besi, dan mangan menjadikan avokad baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Magnesium dan kalsiumnya membantu menjaga kesehatan tulang.
Mineral mangaan dan seng
Unsur ini bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung, dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga.
Serat
Efektivitas avokad dalam menurunkan kadar lolesterol jahat juga dipacu kandungan seratnya yang tinggi. Serat larut dalam avokad akan menyerap kelebihan kolesterol jahat dan membuangnya bersama sampah makanan. Sebuah avokad ukuran sedang mengandung 10 g serat. Makan sebuah saja sudah memenuhi 40% kecukupan asupan serat sehari. Kombinasi lemak baik, serat, dan kalium membuat avokad mampu mencegah serangan penyakit akibat hipertensi dan kelebihan kolesterol, khususnya stroke dan penyakit jantung.
Berbeda dari buah-buahan lain, avokad hampir tidak mengandung pati, sedikit mengandung gula buah, tetapi berlimpah serat selulosa. Faktor ini menjadikan avokad dianjurkan sebagai bagian dari menu untuk mengendalikan diabetes.
Asam Folat
Avokad baik bagi ibu hamil. Kandungan asam folatnya amat dibutuhkan janin, agar otak dan tulang belakangnya dapat tumbuh sehat sempurna. Satu buah avokad mengandung 114 mkg asam folat, sudah memenuhi 30% kecukupan asam folat harian yang dianjurkan.
Makan avokad pada pra-kehamilan dan selama hamil dapat mencegah mual karena ngidam. Dengan adanya asam folat dan vitamin B, serta vitamin-vitamin lainnya, avokad ideal untuk merangsang pembentukan jaringan kolagen.
Glutation
Belakangan sejumlah ilmuwan menemukan fakta baru. Avokad sarat glutation, senyawa fitokimiawi alami non-gizi yang berkhasiat. Glutation merupakan antioksidan kuat pengusir beragam kanker, khususnya kanker mulut dan tenggorokan, serta mencegah serangan jantung. Dibandingkan dengan pisang, apel, blewah, maupun anggur, kandungan glutation dalam avokad 3 kali lebih banyak.
Beta-sitoterol
Beta-sitoterol adalah senyawa fitokimiawi lain yang ditemukan dalam avokad. Beta-sitosterol dalam avokad dapat berfungsi sebagai anti kolesterol yang dapat mengendalikan kolesterol dalam tubuh. Beta-sitosterol akan menormalkan kadar kolesterol jahat, trigliserida, maupun total lemak darah. Jumlahnya mencapai 4 kali lipat dibanding yang terdapat dalam pisang, apel, anggur, maupun blewah.
Penambah nutrisi
Studi yang dilakukan oleh Ohio State University menemukan terjadinya peningkatan likopen , zat kimia pelawan kanker, dari tomat hingga 4,5 kali lipat ketika ditambahkan dengan avokad. Kandungan lemak sehat dari buah berdaging kuning ini akan membantu kita menyerap nutrisi lebih banyak.
Avokad juga dapat meningkatkan penyerapan senyawa-senyawa karotenoid di usus, seperti betakaroten dan alfakaroten, yang merupakan antioksidan. Jadi, anggapan bahwa avokad itu harus dihindari bagi orang yang kolesterolnya tinggi atau gemuk tidaklah benar.
Selain enak untuk dijadikan hidangan, avokad juga memiliki banyak manfaat. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna coklat pada produk dari bahan kulit. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Daging buahnya menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan kecantikan.
Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daging buah, daun, dan biji. Daun bisa digunakan sebagai peluruh kencing dan antibakteri (Staphylococcus, sp., Pseudomonas, sp., Escherichea, sp., Bacillus, sp.). Untuk biji bisa digunakan sebagai antiradang dan analgesik.
Sariawan.
Sebuah daging buah avokad yang sudah masak diberi 2 sendok makan madu murni, diaduk secara merata, dan dimakan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
Kencing Batu.
4 lembar daun avokad, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu, setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin, saring, dan minum 3 kali masing-masing ¾ gelas.
Darah tinggi, sakit kepala.
Tiga lembar daun avokad dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Dinginkan, saring, dan minum.
Sakit gigi karena berlubang.
Masukkan pecahan biji avokad ke dalam gigi yang berlubang.
Bengkak karena peradangan.
Tumbuk biji avokad sehingga menjadi seperti tepung. Tambahkan air sehingga menjadi seperti bubur dan balurkan ke bagian tubuh yang sakit.
Kencing manis.
Biji dipanggang di atas api, dipotong kecil-kecil, lalu direbus sampai airnya menjadi cokelat. Dinginkan, saring, dan minum.
Nyeri saraf dan lambung.
3 - 6 lembar daun avokad diseduh, saring, dinginkan, lalu diminum.
Saluran napas membengkak, menstruasi tidak teratur.
3 - 6 lembar daun diseduh, setelah dingin disaring dan diminum.
Mengatasi batu ginjal
Minum air seduhan tujuh helai daun avokad dengan setengah gelas air panas setiap pagi dan sore.
Sakit punggung
Rebus 5 helai daun avokad dengan 500 cc air hangat hingga tersisa 250 cc. Embunkan semalaman dan minum keesokan harinya. Lakukan seminggu berturut-turut.
Catatan: wanita hamil dilarang memakai ramuan ini.
Menjaga Kesehatan Kulit
Untuk wajah, campur setengah daging avokad, satu butir kuning telur, dan setengah cangkir susu. Kocok dan blender sampai halus. Tempelkan pada wajah dengan kain atau kapas persegi, sambil gosok lembut sebelum dibilas. Masker ini bermanfaat sebagai pembersih make-up alami serta mampu mengangkat kotoran berlebih di wajah akibat polutan yang tertimbun usai beraktivitas seharian. Bagian dalam kulit avokad juga bisa dimanfaatkan sebagai pelembab alami. Setelah mengeluarkan daging buahnya, gosok bagian dalam kulit avokad dengan lembut ke wajah dan tangan. Diamkan selama 15 menit sebelum dibilas. Untuk masker menyegarkan, tumbuk satu setengah avokad dengan dua sendok makan susu. Biarkan selama 20 menit sebelum dibilas.
Jika tangan dan kaki Anda sangat kering dan pecah-pecah, Anda dapat memanfaatkan avokad sebagai lulur. Avokad mengandung minyak yang melembutkan kulit kering. Resep lain, gunakan setengah daging avokad yang dicampur dengan dua sendok makan jus oatmeal, satu putih telur, dan satu sendok teh lemon. Gosokkan campuran ke tangan Anda, juga daerah kutikula. Setelah dioleskan, biarkan selama 20 menit sebelum membilasnya dengan air hangat. Langkah terakhir, cuci dengan air dingin sambil tepuk-tepuk menggunakan kain kering.
Menjaga kesehatan rambut
Avokad juga bisa digunakan sebagai kondisioner alami yang efektif menghalau sinar matahari penyebab rambut rusak. Caranya, tumbuk campuran satu buah avokad dengan satu sendok makan minyak zaitun dan satu kuning telur. Terapkan untuk rambut basah dengan jari, mulai dari kulit kepala sambil pijat lembut. Bungkus rambut dengan handuk panas selama 20 menit, kemudian bilas sampai bersih. Lanjutkan dengan bilasan sampo favorit dan conditioner untuk merevitalisasi rambut.
Sementara itu, avokad yang sudah dihaluskan dan dicampur dengan jeruk bisa dimanfaatkan sebagai penghitam rambut. Caranya, avokad yang sudah halus tadi dibalurkan pada rambut, lalu ditutup dengan topi mandi selama satu jam. Setelah itu keramas dengan sampo.
Pelindung mata.
Jaga organ pengelihatan kita dengan mengonsumsi beberapa potongan avokad saat makan siang atau makan malam. Tingginya kadar antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam buah ini bermanfaat dalam mencegah kerusakan retina dan terjadinya masalah pengelihatan yang berkaitan dengan usia, seperti katakak dan degenerasi makula. Potongan buah avokad yang diiris tipis-tipis mirip lempengan juga bisa digunakan untuk mengatasi mata lelah dan sembab.
Iris satu setengah daging avokad. Tempatkan beberapa iris di bawah mata. Tutup mata Anda, berbaringlah dan rileks selama 15 hingga 20 menit sebelum mengangkat dan membilasnya.
Pelawan kanker
Menurut studi terbaru, ekstrak avokad mampu membunuh dan menghentikan pertumbuhan sel pra-kanker yang bisa memicu terjadinya kanker mulut dan memiliki efek yang sama pada kanker yang lain.
Mengurangi kerusakan hati
Peneliti di Jepang menemukan bahwa avokad mengandung zat yang dapat mengurangi kerusakan hati. Penemuan dapat mengarah pada pengembangan obat baru untuk mengobati penyakit hati, kata peneliti. Mereka mengkajikan temuan ini pada 2000 International Chemical Congress of Pacific Basin Societies.
Untuk menilai kemampuan makanan dalam melindungi hati dari kerusakan, peneliti memberikan 22 jenis buah-buahan kepada sekelompok tikus yang mengalami kerusakan hati akibat galaktosamin, racun hati yang kuat. Seperti yang terukur dari kadar enzim hati khusus, avokad terlihat paling baik di antara buah-buahan ini dalam memperlambat kerusakan hati. Lima senyawa tampak aktif dalam mengurangi kerusakan hati. Masing-masing diuji pada tikus dengan kerusakan hati yang dilakukan secara kimiawi. Kerusakan yang menyerupai dengan yang disebabkan oleh virus ini, memperlihatkan bahwa sari avokad dapat sangat menjanjikan untuk mengobati hepatitis virus, demikian menurut peneliti.
Tips cara memilih buah avokad
Jangan pernah menilai matangnya buah avokad dari warna kulitnya, Jika buah yang Anda temuai berwarna lebih tua atau kecoklatan, belum tentu buah tersebut telah matang. Cobalah sedikit menekan buah avokad tersebut, jika terasa lebih lunak berarti buah itu sudah matang. Pilih juga buah yang utuh dan mulus. Buah yang berlubang-lubang kecil biasanya terdapat ulat di dalamnya, sedangkan buah yang rusak kulitnya bisa jadi dagingnya juga telah rusak.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Apokat
http://intisari-online.com/home/read/382/seri-toga-avokad
http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/1913406-alpukat-tidak-bikin-gemuk/#ixzz1JSTv4UH0
http://kosmo.vivanews.com/news/read/162328-keajaiban-avokad
http://tubuhsehat.blogdetik.com/2008/09/10/alpukat-cegah-stroke-bikin-awet-muda/
http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/02/1122026/Terpikat.Khasiat.Alpukat
http://nusaindah.tripod.com/almanfaatalpukat.htm
http://www.spiritia.or.id/cst/bacacst.php?artno=1011&menu=polamenu
Leave a Reply