Belajar Bahasa Asing
Semakin banyak dari kita yang tinggal dan berlibur di luar negeri, atau melakukan perjalanan bisnis atau liburan, dan semakin banyak dari kita yang mempelajari bahasa asing, misalnya Spanyol atau Prancis.
Setelah sangat berhasil memelajari satu bahasa pada usia sangat belia (bahasa ibu Anda), orang sering sulit memelajari bahasa lain ketika mereka sudah dewasa. Mereka telah lupa bagaimana otak belajar dengan alami dan bersemangat.
Tetapi, Anda tahu persis bagaimana cara otak bekerja. Bagaimana pengulangan meningkatkan kemungkinan pengulangan, dan cara menggunakan kedua sisi otak-sisi kiri yang lebih logis dan sisi kanan yang lebih kreatif-menciptakan efek sinergis yang luar biasa pada kekuatan otak.
Kita juga tahu bahwa peta pikiran adalah alat yang paling ramah otak yang bisa kita manfaatkan-ketika kita membuat peta pikiran suatu bahasa asing, Anda membuat peta pikiran gambar-gambar, jaringan kerja, dan asosiasi dari bahasa tersebut langsung ke dalam akal Anda.
Ciptakan peta pikiran yang warna-warni, penuh gambar dan asosiasi, di seputar topik-topik seperti belanja, perjalanan, dan makan di luar, untuk memperkaya perbendaharaan kata serta meningkatkan pemahaman.
Gambarlah topik yang ingin Anda kuasai sebagai gambar sentral-misalnya “Perjalanan”. Kemudian pancarkan cabang-cabang tentang hal-hal yang terkait, misalnya pergi dengan kereta api, pesawat udara, mobil, tujuan, dan arah. Selanjutnya gambar anak-anak cabang berupa kata-kata yang terkait dengan setiap cabang: misalnya, pada cabang “kereta api”, anak-anak cabangnya bisa meliput “stasiun”, “jalur”, “tiket”, dan sebagainya, yang masing-masing digambar dan diberi label dengan menggunakan perbendaharaan kata yang baru. Anak-anak cabang selanjutnya bisa digambar untuk menggambarkan (misalnya) pembelian tiket, menanyakan biayanya, kelas satu atau kelas dua, dan sebagainya.
Dengan cara ini Anda akan mampu membangun kalimat dan ungkapan lengkap yang akan Anda ingat dan ulangi dengan mudah.
Sumber: Buku Pintar Mind Map, Tony buzan
Leave a Reply