Bertahun-tahun Lamanya
Ketika kedua anak Debbie, temanku, sudah menginjak bangku sekolah lanjutan, ia menunjukkan gejala mirip flu yang parah. Debbie mengunjungi dokter keluarganya, yang memberitahukan bahwa ia tidak dihinggapi virus flu. Ternyata ia terkena “virus cinta” dan sekarang hamil.
Kelahiran Tommy, seorang anak yang tampan dan sehat, merupakan kejadian yang patut dirayakan dan dengan berlalunya waktu, rasanya setiap hari membawa alasan lain untuk merayakan anugerah kehdupan Tommy. Ia anak yang manis, penuh perhatian dan ceria, dan menyenangkan.
Pada suatu hari, Tommy berusia lima tahun, ia dan Debbie sedang naik mobil menuju mal di dekat rumah. Layaknya anak-anak, tahu-tahu Tommy bertanya, “Bu, berapa umur Ibu waktu aku lahir?”
“Tiga pulu enam, Tommy. Kenapa?” tanya Debbie, bertanya-tanya apa yang dipikirkan benak kecilnya itu.
“Sayang sekali!” Tommy menyahut.
“Apa maksudmu?” tanya Debbie, bingung. Sambil memandangnya dengan mata penuh kasih, Tommy berkata, “Bayangkan, Bu, bertahun-tahun lamanya kita tidak saling mengenal.”
Alice Collins
Sumber: Chicken Soup for the Mother’s Soul, hal 18-19
Leave a Reply