Beruang Kutub
Suatu hari di Antartika, seekor beruang kutub sedang duduk di salju dengan anaknya. Tiba-tiba anak beruang bertanya, “Ayah, apakah saya 100% beruang kutub?” Ayah beruang itu menjawab, “Tentu saja, Nak. Kamu 100% beruang kutub!”
Beberapa menit kemudian, anak beruang itu kembali bertanya, “Ayah, katakan yang sebenarnya. Saya pasti bisa menerima kenyataan. Betulkah saya 100% beruang kutub? Bukan beruang madu, bukan beruang coklat, dan bukan beruang panda?” Si Ayah beruang itu menjawab, “Nak, saya 100% beruang kutub, dan ibumu 100% beruang kutub, jadi kamu juga jelas-jelas 100% beruang kutub.”
Setelah beberapa menit berlalu, si anak bertanya lagi, “Ayah, jangan berpikir kalau Ayah berkata jujur akan membuat saya sedih. Saya tidak sedih. Saya cuma ingin tahu, apa saya benar-benar 100% beruang kutub?” Ayah beruang mulai tertekan dengan pertanyaan-pertanyaan anaknya. Kini dia balik bertanya kepada si anak, “Nak, kenapa kamu terus meragukan kalau kamu memang 100% beruang kutub?”
Si anak beruang menjawab, “Karena saya kedinginan!”
Salah satu kesuksesan melucu adalah reaksi kita yang cepat, dalam arti tanggap untuk merespon sesuatu dengan lucu. Misalnya, ketika teman kita sedang menceritakan pengalamannya, kita sentil lagi di bagian yang lucu, ditambah dengan bumbu-bumbu jokes ala kita sendiri. Semakin cepat dan smart cara bercanda kita, semakin besar kemungkinan kita sukses jadi orang yang lucu.
Smile Pliz “Memulung Sukacita dari Sekolah Kehidupan untuk Kehidupan yang Lebih Sehat”, Hendri Bun & Andrias Harefa, Gradien Books, 2006
Leave a Reply