Di Balik Alas Kaki Bertumit Tinggi
Banyak wanita berkorban agar tampil cantik dan menarik, termasuk mengenakan sepatu atau sendal bertumit tinggi. Perlu diwaspadai dampak pemakaian sepatu hak tinggi dalam jangka lama bisa menimbulkan kelainan pada kaki dan rasa nyeri berkepanjangan. Tak hanya pada kaki, sepatu tumit tinggi juga berdampak pada kondisi punggung dan otak.
Kaki Anda adalah bagian tubuh yang paling menderita saat Anda memakai alas kaki bertumit tinggi. Mengapa? Karena kedua belah kaki Anda dipaksa untuk berjalan pada kondisi yang tidak normal. Bahaya kesehatan yang mengintai adalah kapalan, kaki bengkak atau radang dan stres pada kaki. Alas kaki bertumit tinggi juga menyebabkan cedera otot kaki, nyeri pada persendian punggung dan sakit pada tulang telapak kaki.
Bila Anda berpikir bahwa permasalahan ini hanya bersifat sementara, maka Anda salah. Bahaya kesehatan ini bisa berkepanjangan, bahkan permanen. Penelitian membuktikan bahwa perempuan bisa menderita nyeri lutut dua kali lebih banyak daripada pria karena pemakaian alas kaki bertumit tinggi. Kemudian pemakain stiletto dapat menyebabkan tekanan lutut dan pinggul 25% setiap kali Anda melangkah.
Lutut
Postur yang dihasilkan saat berjalan dengan sepatu bertumit tinggi menambah paksaan pada bagian belakang lutut, daerah umum dari osteoarthritis di antara wanita. Menurut sebuah studi, tekanan sendi lutut meningkat sebanyak 26 persen ketika wanita mengenakan alas kaki bertumit tinggi
Postur
Alas kaki bertumit tinggi mendorong pusat massa pada tubuh ke depan, membuat pinggul dan tulang belakang tidak lagi sejajar. Dari samping, tubuh akan terlihat melengkung.
Tekanan
Alas kaki bertumit tinggi mungkin saja membuat kaki tampak lebih jenjang. Namun, semakin tinggi hak sepatu Anda, semakin tinggi pula tekanan pada kaki bagian depan (pada jari-jari). Saat Anda mengenakan sepatu berhak 2,5 cm, tekanan akan bertambah 22 persen, sedangkan sepatu berhak 7,5 cm akan menambah tekanan sebanyak 76 persen.
Betis
Otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari alas kaki bertumit tinggi. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang.
Tumor jinak
Tinggi hak sepatu dan bagian depan sepatu yang sempit dapat menimbulkan penebalan jaringan saraf antara jari ketiga dan keempat, yang dapat menimbulkan rasa sakit dan mati rasa pada jari.
Achilles tendon
Ketika bagian depan kaki bergerak ke bawah sesuai arah haknya, urat keting akan menegang. Semakin tinggi haknya, semakin pendek uratnya, menciptakan sakit pada tumit.
Sumber: Kompas, Preventionindonesia, dan Gugling.
Leave a Reply