<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>KSU Pointer</title>
	<atom:link href="http://ksupointer.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ksupointer.com</link>
	<description>Melayani Sebaik Mungkin</description>
	<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 03:28:26 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kolesterol Itu Baik atau Buruk?</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/kolesterol-itu-baik-atau-buruk</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/kolesterol-itu-baik-atau-buruk#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 02:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurhayati</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dibuat oleh Pointer]]></category>

		<category><![CDATA[Hidup Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26781</guid>
		<description><![CDATA[Berkembangnya tingkat ekonomi masyarakat, tidak menjamin tingginya kesadaran akan kesehatan. Justru banyak diantara mereka yang beranggapan semakin besar kesempatan untuk makan enak. Makan enak dapat diartikan dengan makan makanan yang rasanya enak. Tapi istilah makanan enak di kota-kota besar ternyata berupa makanan yang gurih, gorengan, berlemak, serta minim serat.
Makanan seperti pizza, burger, ayam goreng, gorengan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/burger.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-26782" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/burger.jpg" alt="burger" width="138" height="93" /></a>Berkembangnya tingkat ekonomi masyarakat, tidak menjamin tingginya kesadaran akan kesehatan. Justru banyak diantara mereka yang beranggapan semakin besar kesempatan untuk makan enak. Makan enak dapat diartikan dengan makan makanan yang rasanya enak. Tapi istilah makanan enak di kota-kota besar ternyata berupa makanan yang gurih, gorengan, berlemak, serta minim serat.</p>
<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/ldl.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-26783" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/ldl.jpg" alt="ldl" width="162" height="163" /></a>Makanan seperti pizza, burger, ayam goreng, gorengan, dan makanan cepat saji lainnya, sedikit sekali mengandung vitamin dan serat bahkan tidak, tetapi kaya akan kolesterol. Kolesterol yang banyak dikandung makanan enak tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit akibat gangguan pembuluh darah melalui proses penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah yang disebut dengan <em>aterosklerosis</em>. Jika sudah demikian, akan timbul penyakit jantung dan stroke.</p>
<p>Kadar kolesterol tinggi, tidak hanya terdapat pada orang yang bertubuh gemuk, namun orang kurus pun bisa mengalaminya. Untuk itu kita harus waspada terhadap kadar kolesterol dalam diri, dengan memperhatikan asupan makanan dan aktivitas kita sehari-hari. Tingginya kadar kolesterol dalam diri seseorang sering kali tanpa gejala, dan kalaupun ada gejala yang sering muncul seperti pusing-pusing dan pegal-pegal. Pusing dan pegal-pegal ini disebabkan oleh aliran darah yang menjadi kental karena kekurangan oksigen akibat kandungan kolesterol yang tinggi.</p>
<p>Namun pada dasarnya, kita sangat membutuhkan kolesterol dalam tubuh untuk membentuk dinding sel tubuh, tetapi dalam batas normal. Jadi sebenarnya apa sih kolesterol itu? Berikut beberapa uraian tentang kolesterol:</p>
<ul type="disc">
<li>Senyawa      lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (makanan) untuk bermacam-macam      fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.</li>
<li>Tetapi kolesterol berlebih      akan menimbulkan masalah, terutama pada pembuluh darah jantung dan otak.</li>
<li>Kolesterol merupakan salah      satu komponen lemak, zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita      disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan      mineral.</li>
<li>Kolesterol juga merupakan      bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Kolesterol yang kita      butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam      jumlah yang tepat.</li>
</ul>
<p>Kolesterol dalam tubuh terbagi menjadi:</p>
<p>a.       LDL (<em>Low Density Lipoprotein</em>)</p>
<p>LDL adalah kolesterol jahat, yang bila jumlahnya berlebih di dalam darah akan diendapkan pada dinding pembuluh darah membentuk bekuan yang dapat menyumbat pembuluh darah yang disebut <em>aterosklerosis</em>. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (<em>apolipoprotein-B</em>).</p>
<p>b.      HDL (<em>High Density Lipoprotein</em>)</p>
<p>HDL adalah kolesterol baik, yang mempunyai fungsi membersihkan pembuluh darah dari kolesterol LDL yang berlebihan. Kadar kolesterol HDL yang tinggi merupakan suatu tanda yang baik sepanjang kolesterol LDL kurang dari 150 mg/dl. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (<em>apolipoprotein</em>).</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/ldl-hdl.jpg"><img class="size-full wp-image-26784 alignright" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/ldl-hdl.jpg" alt="ldl-hdl" width="210" height="131" /></a>Dari hati, kolesterol diangkut oleh <em>lipoprotein</em> yang bernama LDL untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan, termasuk ke sel otot jantung, otak, dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Selanjutnya kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL untuk dibawa kembali ke hati yang kemudian akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kantong empedu sebagai asam (cairan) empedu.</p>
<p>c.       TC (<em>Total Cholesterol</em>)</p>
<p>TC adalah total keseluruhan tipe kolesterol, jadi tidak hanya kolesterol HDL ditambah kolesterol LDL, karena masih banyak tipe kolesterol yang tidak dibahas di sini.</p>
<p>d.      TGA (<em>Trigliserida</em>)</p>
<p>Trigliserida adalah substansi lemak yang terbentuk dari hasil metabolisme makanan, tidak hanya yang berbentuk lemak tetapi juga makanan yang berbentuk karbohidrat dan protein yang berlebihan, yang tidak seluruhnya dibutuhkan sebagai sumber energi.</p>
<p>Kandungan kolesterol yang cukup/normal, sangat membantu tubuh dalam melakukan aktivitasnya. Seberapa banyak sebaiknya kita memiliki kadar kolesterol? Untuk mengetahui berapa banyak kandungan kolesterol dalam darah, dapat dilakukan tes darah di laboratorium kesehatan. Hasilnya akan dibandingkan dengan tabel klasifikasi kadar kolesterol sehingga dapat ditentukan golongannya. Berikut tabel klarifikasi kadar kolesterol.</p>
<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/kolesterol.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-26785" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/kolesterol.jpg" alt="kolesterol" width="424" height="410" /></a>Pemeriksaan profil lipid (kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, dan trigliserida) dilakukan setelah berpuasa sepanjang malam. Kenaikan trigliserida merupakan faktor umum dan risiko penyakit jantung koroner. Trigliserida dapat bertambah meskipun total dan kolesterol HDL normal. Jadi, tidak ada cara untuk mengetahui seseorang memiliki trigliserida tinggi kecuali dihitung melalui tes.</p>
<p>Bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi, sebaiknya menghindari makanan-makanan berikut agar kadar kolesterol lebih stabil:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Produk susu<br />
Lemak jenuh adalah penyumbat pembuluh arteri dan peningkat kadar kolesterol jahat. Makanan seperti es krim dan keju adalah sumber lemak jenuh. Kurangi konsumsi kedua makanan enak ini agar jantung lebih sehat.</li>
<li> Daging olahan<br />
Bacon, sosis, kornet, dan daging olahan lainnya merupakan sumber lemak jenuh , hindari makanan ini agar kadar kolesterol lebih stabil.</li>
<li> Gorengan<br />
Gorengan lebih buruk dari lemak jenuh sebab mengandung lemak trans.<em> &#8220;Ini seperti mengarahkan senjata pada diri sendiri,&#8221;</em> kata Dorfman. Sumber utama lemak trans adalah <em>partially hydrogenated oil</em>, minyak yang digunakan pada sebagian besar restoran siap saji dalam menggoreng makanan. Lemak trans meningkatkan kolesterol secara gila-gilaan dengan meningkatkan kadar LDL dan menurunkan HDL.</li>
<li> Margarin<br />
Ini juga sumber lemak jenuh peningkat kolesterol jahat. Sebagai gantinya, oleskan minyak zaitun pada roti tawar Anda di pagi hari. Tambahkan juga minyak zaitun pada salad sayuran.</li>
<li> Roti, cake, dan cookies<br />
Cake dan cookies merupakan sumber asam lemak trans yang buruk untuk kesehatan jantung. Roti dan cake buatan Anda sendiri juga mengandung lemak jenuh karena margarinnya. Usahakan jangan terlalu sering mengonsumsi makanan jenis ini untuk kesehatan jantung Anda.</li>
</ul>
<p>Lalu bagaimana agar kadar kolesterol kita normal? Menurut dr. Samuel Oetoro,  <em>&#8220;Cara cerdas menyikapi kolesterol adalah dengan mengubah pola hidup&#8221;</em>. Lakukan pola hidup segar dan bugar yang terdiri dari 4S yaitu:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Makan sehat</li>
</ul>
<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/makanan.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-26786" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/makanan.jpg" alt="makanan" width="131" height="144" /></a>Makan sehat dapat diartikan dengan menghindari makanan yang tinggi lemak dan sumber kolesterol, hindari alkohol, dan konsumsi gula yang berlebihan.</p>
<p>Berikut beberapa makanan yang baik untuk menjaga kadar kolesterol kita:</p>
<p>-          Makan lemak yang baik, seperti asam lemak omega-3, omega-6, dan omega-9. Asam lemak omega-3 banyak terdapat pada ikan salmon, ikan tuna, asam lemak omega-6 terdapat pada minyak jagung dan minyak kedelai, sedangkan asam lemak omega-9 terdapat pada alpukat, minyak zaitun, dan canola oil.</p>
<p>-          Makanan kaya kromium, yaitu mineral yang membantu memecah lemak menjadi senyawa sederhana, yakni asam-asam lemak. Aktivitas ini membantu menyusutkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL.<br />
Cukup asupan vitamin C bermanfaat meningkatkan penyerapan kromium. Sumber kromium adalah jamur dan kacang-kacangan, seperti kenari, kacang tanah, kacang mede, almond, dll.</p>
<p>-          Makanan kaya zat tembaga. Zat tembaga dapat menyusutkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL. Karena itu, lebih sering nikmati kuaci, terutama yang tawar, baik kuaci biji labu maupun biji bunga matahari.</p>
<p>-          Makanan kaya flavonoid. Senyawa ini mampu menghambat produksi LDL berlebihan, sehingga mengurangi risiko serangan jantung. Flavonoid bisa diperoleh dalam teh, brokoli, tomat, kedelai, bawang berlapis-lapis seperti bawang merah dan bawang bombai, delima, jeruk nipis, jeruk lemon, dll.</p>
<p>-          Makanan berserat, seperti apel merupakan sumber beta glukan (<em>beta glucan</em>). Di dalam tubuh, beta glukan ikut berperan mengontrol penyerapan dan produksi kolesterol. Sumber lain: pepaya, apel, pir, wortel, kapri, buncis, kecipir, kacang panjang, kacang hijau, kacang merah, kacang tolo, beras merah.</p>
<p>-          Makanan kaya likopen, seperti jambu biji merah, semangka merah, dan tomat merah. Dalam sebuah riset, sejumlah pengidap hiperkolesterol diberi makanan sumber likopen secara rutin setiap hari. Setelah 3 bulan, kadar LDL mereka menyusut 14 persen. Likopen berkaitan dengan kerja enzim HMGCoA-reduktase, yang ikut berperan dalam mengendalikan produksi kolesterol.</p>
<p>-          Makanan kaya asam pantotenat, merupakan senyawa paling menonjol dalam alpukat yang berperan meredam kadar kolesterol darah. Asupan asam pantotenat, yang disebut juga vitamin B5, di dalam tubuh akan diubah menjadi pantetin. Ketika seseorang banyak mengonsumsi bahan makanan berlimpah asam pantotenat, pantetin dalam darahnya meningkat. Pada saat itu juga, kadar lemak darah menurun, khususnya LDL. Sebaliknya, kadar HDL meningkat. Sumber lain asam pantotenat: kuaci tawar biji bunga matahari, jamur, yogurt, ikan salmon.</p>
<p>-          Makanan kaya senyawa fitokimiawi isoflavon, yang bersifat antikolesterol. Banyak terdapat dalam tempe, tahu, dan susu kedelai. Berkhasiat menyusutkan kadar LDL, termasuk kolesterol total. Sebaliknya, isoflavon menggenjot kadar HDL yang berperan mencegah penyakit jantung.</p>
<p>-          Makanan kaya vitamin E. Vitamin E mengunci radikal bebas agar tidak merusak LDL sehingga pembentukan plak di dinding pembuluh darah dapat dihindari. Vitamin E banyak terdapat pada kacang tanah panggang berkulit, alpukat, kuaci tawar biji bunga matahari, almond.</p>
<p>-          Makanan kaya vitamin C. Vitamin C mencegah LDL teroksidasi, sehingga menghindarkan terbentuknya plak di dinding pembuluh darah. Sebaliknya, vitamin C mampu membantu meningkatkan kadar HDLdan memperkuat peranan vitamin E, sesama senyawa antioksidan. Vitamin C banyak terdapat pada mangga, aneka jenis jeruk, belimbing, strowberi, kiwi, kedondong, jambu biji, rambutan, dan sayuran-sayuran mentah seperti kol merah, cabai merah, paprika merah.</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Berpikir sehat</li>
</ul>
<p>Dalam berpikir sehat, diperlukan pengelolaan stres dengan baik. Jika Anda hidup dan bekerja di kota besar, bisa dipastikan sangat sukar untuk bebas stres. Namun, jika Anda bisa mengelola stres Anda dengan baik, sehingga dapat memacu kreativitas dan semangat Anda. Akhirnya peningkatan derajat kehidupan dan kesehatan Anda.</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Istirahat sehat</li>
</ul>
<p>Sempatkan diri Anda untuk beristirahat, agar otot-otot tidak kaku dan tegang.</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Aktivitas sehat</li>
</ul>
<p>Berolahraga secara teratur sudah dibuktikan pula dapat menurunkan kadar kolesterol total dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Olahraga membantu membakar kolesterol/lemak dalam tubuh menjadi energi. Selain itu hindari merokok, karena merokok dapat mempercepat proses LDL teroksidasi.</p>
<p>Mulai sekarang jagalah diri Anda dan juga orang-orang yang Anda sayangi dari tingginya kadar kolesterol karena asupan makanan yang salah. Periksalah kadar kolesterol Anda secara teratur jika dinilai asupan makanan Anda tidak sehat!</p>
<p>Sumber: dari berbagai sumber.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/kolesterol-itu-baik-atau-buruk/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Masa Dwitunggal yang Betul Tunggal</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/masa-dwitunggal-yang-betul-tunggal</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/masa-dwitunggal-yang-betul-tunggal#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 02:19:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lusia Sumarmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dibuat oleh Pointer]]></category>

		<category><![CDATA[Bung Hatta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26778</guid>
		<description><![CDATA[Justru setelah cease-fire, meletuslah pergolakan antara kita sendiri yang menggoncangkan sendi-sendi negara, konfrontrasi antara pihak pemerintah dan oposisi, antara &#8220;Sayap Kanan&#8221; dan &#8220;Sayap Kiri&#8221;.
Suasana persatuan menghadapi agresi Belanda dulu, kini berubah menjadi suasana perpecahan yang melibatkan pula badan-badan bersenjata.
Kabinet Hatta berteguh kepada empat programnya: berunding atas dasar Renville, mempercepat pembentukan Negara Indonesia Serikat, rasionalisasi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Justru setelah <em>cease-fire</em>, meletuslah pergolakan antara kita sendiri yang menggoncangkan sendi-sendi negara, konfrontrasi antara pihak pemerintah dan oposisi, antara &#8220;Sayap Kanan&#8221; dan &#8220;Sayap Kiri&#8221;.</p>
<p>Suasana persatuan menghadapi agresi Belanda dulu, kini berubah menjadi suasana perpecahan yang melibatkan pula badan-badan bersenjata.</p>
<p>Kabinet Hatta berteguh kepada empat programnya: berunding atas dasar Renville, mempercepat pembentukan Negara Indonesia Serikat, rasionalisasi dan rekonstruksi, terutama terhadap TNI.</p>
<p>Dulunya, sebelum Perjanjian Renville ditandatangani, Kabinet Amir sudah menyiapkan RUU Organisasi Kementrian Pertahanan dan Angkatan Perang, dan rencana perubahan organisasi serta pimpinan TNI. Pengusul-pengusul mosi tersebut mengambil bagian dalam mempersiapkannya, juga himpunan perwira dewasa itu seperti Yudhagama (Suryadrama, Simatupang, dan lain-lain) dan perwira-perwira aliran muda (S. Raharjodikromo dan kawan-kawan). Maka keluarlah dekrit.</p>
<p>Pak Dirman dan Pak Urip menghadap ke istana, karena rencana organisasi serta mutasi-mutasi pimpinan tertinggi itu tidak dirundingkan dengan mereka. Ternyata kedua Bapak TNI itu tidak sepenuhnya menyetujui rencana tersebut sehingga rencana itu kemudian diralat.</p>
<p>Pada tanggal 14 Februari 1948, di hadapan sidang BP KNIP, Wakil Presidwn Mohammad Hatta menyatakan sebagai berikut: <em>&#8220;Rasionalisasi adalah salah satu pokok program Pemerintah. Pemerintah bermaksud mengadakan perbaikan dalam susunan negara dan alat negara serta mencapai sedikit perimbangan antara pendapatan dan belanja negara. Rasionalisasi tidak hanya mengenai pemindahan tenaga dari usaha yang tidak produktif ke usaha yang produktif, tetapi juga memperbaiki efektifnya susunan bentuk tata usaha dan administrasi negara. Selam ini penempatan tenaga tidak terbagi sama rata, kadang-kadang berat di pucuk.&#8221;</em></p>
<p>Selanjutnya dikatakan oleh Wakil Presiden Hatta bahwa rasionalisasi ini, istimewa terhadap Angkatan Perang, harus dilakukan dengan tegas dan nyata, karena banyak terdapat pemakaian tenaga yang tidak lagi produktif. Kalau tidak, negara akan mengalami inflasi besar-besaran yang menyusahkan hidup rakyat. Keadaan ini sangat mendesak, ternyata Badan Pekerja sendiri menerima mosi Bahrudin untuk memperbaharui dan mengefektifkan bentuk dan susunan tentara kita.</p>
<p>Pemerintah akan menyiapkan dasar-dasar untuk menjadikan tentara kita menjadi tentara milisi. Tentara milisi lebih bain daripada tentara gajian, karena milisi menanamkan rasa kewajiban untuk mempertahankan Tanah Air.</p>
<p>Tentara tetap menjadi <em>kern-kader</em>. Segala tindakan menuju rasionalisasi tidak boleh menimbulkan pengangguran yang pada dasarnya merugikan masyarakat. Bagi tenaga yang dikeluarkan dari jabatan, harus dibangun sumber usaha baru yang memberikan penghidupan layak baginya.</p>
<p>Dalam pertemuan dengan Bung Hatta bersama Kepala Staf Angkatan Perang (KSAP) Suryadarma, saya mendukung pelaksanaan reorganisasi. Pengalaman gerilya telah cukup membuktikan berbagai kekurangan pertahanan rakyat kita. Maka saya diminta untuk merumuskan pengalaman itu. Saya simpulkan sebagai berikut:</p>
<p>1.       Serangan tentara Belanda dengan persenjataan modern tidak mungkin dapat dilawan. Paling tidak hanya bisa memperlambat terjadinya pembumihangusan, untuk memperoleh kesempatan mengungsikan pasukan-pasukan, peralatan, para pegawai dan rakyat ke kantong-kantong pedalaman.</p>
<p>2.       Pokok perlawanan adalah perang gerilya. Di satu pihak agresif terhadap musuh, dan di lain pihak dapat menegakkan <em>de facto</em> Republik dalam arti militer dan sipil, berdasarkan kantong-kantong yang berintikan desa-desa. Untuk itu, di samping fungsi tempur, diadakan juga fungsi pembinaan teritorial melalui kader-kader teritorial, pada tingkat kecamatan dan tingkatan di atasnya.</p>
<p>Pasukan diadakan dalam dua jenis. <em>Pertama</em>, batalyon-batalyon teritorial dengan persenjataan sekadarnya untuk pertahanan daearah. <em>Kedua</em>, batalyon-batalyon mobil untuk tugas-tugas ofensif. Pasukan-pasukan asal daerah-daerah Renville &#8220;di-<em>Wingate</em>-kan&#8221; kembali ke situ untuk menyusun kantong-kantong Republik, sehingga merata tersusun di seluruh pulau.</p>
<p>Dengan cara itu, Belanda takkan mempunyai cukup pasukan, sehingga terdesak kepada strategis defensif dan makin terdesak. Baik Bung Hatta maupun Puak Dirman dapat menerimanya. Tetapi, tentulah strategi ini membawa korban-korban, diiringi rasa &#8220;habis manis sepah dibuang&#8221; yang menimbulkan ketegangan antara kita. Di satu pihak, Pemerintah konsisten kepada politiknya, di lain pihak Panglima Besar membapaki anak-anak buahnya.</p>
<p>Dengan itu terjadi pula rentetan ketegangan antara kedua pimpinan itu. Sebagai yang muda, sayalah yang mondar-mandir antara beliau-beliau itu, seakan-akan sebagai bola ping-pong yang bolak-balik terpukul. Sampai-sampai Pak Dirman meninggalkan Yogya waktu Menteri Pertahanan melantik pejabat-pejabat tinggi. Kami terpaksa bersiasat untuk mendapat waktu dari Presiden untuk menerima Pak Dirman, juga menyiasati Pak Dirman supaya pergi ke istana.</p>
<p>Namun segala persoalan menjadi beres setelah meledak pemberontakan PKI. Di masa itu Dwitunggal betul-betul tunggal, berbicara dengan Bung Hatta sama dengan berbicara dengan Bung Karno.</p>
<p>Mengenangkan masa itu, masih terasa kegentingan sehari-hari, dari bulan-bulan itu sampai bulan September 1948, saat meletusnya Pemberontakan Madiun. Masih terasa suasana rapat-rapat dengan Bung Hatta, mengenai rasionalisasi-reorganisasi, di samping memecahkan persoalan rutin yang tak habis-habisnya, seperti insiden-insiden di garis demarkasi, seperti soal biaya dan perlengkapan satuan-satuan, dan soal-soal yang lebih sengit, dengan adanya demonstrasi-demonstrasi bersenjata di berbagai kota yang menentang rasionalisasi, adanya culik-menculik sampai bunuh-membunuh yang meningkat di Solo, sampai akhirnya Panglima Sutarto terbunuh, dan seterusnya.</p>
<p>Pemogokan-pemogokan buruh, aksi petani, soal tanah konsensi di Klaten, meningkat kepada perlucutan-perlucutan terhadap Brimob, serangan terhadap asrama-asrama Siliwangi, terus meningkat menjadi <em>Wild West</em> di Solo, menuju Pemberontakan PKI 18 September 1948 di Madiun.</p>
<p><span style="color: #000000;">A.H. Nasution, Pribadi Manusia Hatta, Seri 7, Yayasan Hatta, Juli 2002</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/masa-dwitunggal-yang-betul-tunggal/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Akal Sehat</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/akal-sehat</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/akal-sehat#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 01:07:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lusia Sumarmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dibuat oleh Pointer]]></category>

		<category><![CDATA[Pandangan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26774</guid>
		<description><![CDATA[Setiap manusia selalu menuntut kesempurnaan. Hanya saja, dalam hidupnya, terdapat berbagai macam perbedaan dalam memandang kesempurnaan itu. Pada umumnya, kesempurnaan yang dimaksud selalu dikaitkan dengan hal-hal yang sifatnya materi dan fisik seperti tubuh yang sehat, kekayaan yang berlimpah, hidup yang aman, dan kedudukan yang terhormat. Manusia selalu berusaha mendapatkan apa yang baik dan menghindarkan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap manusia selalu menuntut kesempurnaan. Hanya saja, dalam <a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/akal.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-26775" title="akal" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/akal.jpg" alt="akal" width="300" height="300" /></a>hidupnya, terdapat berbagai macam perbedaan dalam memandang kesempurnaan itu. Pada umumnya, kesempurnaan yang dimaksud selalu dikaitkan dengan hal-hal yang sifatnya materi dan fisik seperti tubuh yang sehat, kekayaan yang berlimpah, hidup yang aman, dan kedudukan yang terhormat. Manusia selalu berusaha mendapatkan apa yang baik dan menghindarkan yang buruk dalam hidupnya. Oleh karena itu, manusia pada akhirnya terdorong untuk menyikapi hidup secara serius, terutama yang berkaitan dengan nasibnya di masa kini dan yang akan datang.</p>
<p>Hasrat untuk mencapai kesempurnaan akan mendorong manusia melakukan berbagai pencarian. Langkah untuk mencari itu akan dimulai lewat berbagai pemahaman. Dari mana dorongan untuk mencari dan memahami itu muncul? Tentu saja dari akalnya. Akal yang mendorong manusia untuk mengadakan penelitian dan perhitungan. Semua yang dicari dan diteliti akan menjadi hal yang penting, terutama jika berkaitan dengan keberlangsungan maupun keuntungan umat manusia. Hal yang tidak masuk akal ketika manusia menemukan sesuatu yang berkaitan dengan kehidupannya, namun ia tidak berusaha mencari tahu atas kebenarannya.</p>
<p>Anda tentu masih ingat dengan berita Gunung Merapi yang dikabarkan akan memuntahkan lahar dan membumihanguskan desa-desa di sekitarnya pada 2006 lalu. Kabar tersebut langsung disikapi dengan sangat serius oleh semua kalangan. Mendengar informasi yang mengancam ini, manusia tentunya akan melakukan penyidikan melalui sumber informasi, catatan peristiwa mengenai letusan Gunung Merapi di masa lalu, serta penyelidikan atas perubahan gejala alam. Tak hanya itu, meski belum dipastikan benar akan terjadi letusan, namun evakuasi warga serta cara penyelamatan telah dipikirkan. Intinya, terjadi tidak terjadi, warga sekitar sudah mempersiapkan diri.</p>
<p>Berkaca pada letusan Gunung Merapi pada tahun 1992 yang memakan banyak korban, semua pihak bahu membahu menyingsingkan lengan untuk meminimalisasi dampak bencana yang timbul.</p>
<p>Contoh lain. Bukan rahasia umum bila kota-kota besar menjanjikan pekerjaan dengan gaji yang tinggi, akses yang memadai, serta tersedianya beragam fasilitas hidup. Masyarakat yang berasal dari desa atau kota terpencil pun akan tergiur untuk bertandang ke kota besar. Mereka akan berpikir dengan akal sehat bahwa migrasi merupakan cara yang tepat untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.</p>
<p>Kedua contoh di atas telah membuktikan bahwa semua tindakan manusia didasari oleh akal sehat. Begitu pula dengan pencarian Tuhan. Beberapa agama mengajarkan adanya surga bagi pemeluk yang taat dan neraka bagi pemeluknya yang lalai. Ada karma bagi setiap perbuatan manusia terhadap sesamanya. Kabar mengenai surga, nerka, azab, karma, dosa, pahala, tentu tidak begitu saja diamini oleh manusia. Pasti timbul pertanyaan-pertanyaan terlebih dahulu untuk menelisik kebenarannya. Jika dakwah dan seruan itu benar, maka akal sehat pun akan mendorong mereka untuk menerima dan menaatinya. Teks-teks yang tertuang di dalam kitab suci banyak sekali memuat persoalan-persoalan yang berhubungan dengan perilaku manusia , terutama yang berkaitan dengan iman.</p>
<p>Katakanlah saat ini Anda tengah berada di persimpangan jalan. Di sini Anda menghadapi minimal tiga pilihan, tetap di tempat itu, berjalan menuju ke arah kiri atau ke arah kanan. Jika Anda tahu bahwa diam di tempat tidak akan mengubah apa-apa, tetapi justru memunculkan bahaya, Anda akan melakukan berbagai pertimbangan untuk bergerak ke arah kiri atau kanan. Saat itu, Anda melihat bahwa terdapat papan petunjuk yang menandakan bahwa di sebelah kanan terdapat binatang buas yang siap menerkam, sementara di sebelah kiri menjanjikan jalan lurus tanpa hambatan.</p>
<p>Meskipun terdapat penanda yang akan membantu Anda menentukan arah, Anda pasti berhati-hati untuk memilih dua jalan di hadapan Anda. Jika pikiran Anda mengatakan bahwa tetap berdiri di tempat itu dan memilih jalan ke kanan akan membuat Anda celaka, sementara bila berbelok ke kiri jiwa Anda akan selamat, maka Anda akan terdorong untuk berjalan ke arah kiri. Pikiran Anda bergerak untuk menghindari hal-hal yang bisa membahayakan. Inilah akal sehat manusia.</p>
<p><em>H. Garin Nugroho &amp; Nurjannah Intan, Who is God? Mencari Tuhan Lewat Google, Pustaka Grhatama, 2009</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/akal-sehat/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Katu (Sauropus androginus [L.] Merr.)</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/katu-sauropus-androginus-l-merr</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/katu-sauropus-androginus-l-merr#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 04:57:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sri Astutik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dibuat oleh Pointer]]></category>

		<category><![CDATA[Hidup Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26760</guid>
		<description><![CDATA[Katu termasuk familia Euphorbiaceae. Katu tumbuh di dataran rendah sampai dengan 120 meter di atas permukaan laut, daerah yang terbuka atau sedikit terlindung dengan tanah yang ringan. Dapat digunakan untuk pagar hidup. Untuk pengembangbiakannya dapat digunakan setek batang yang belum terlalu tua. Batang berkayu, bulat, bekas daun tampak jelas, tegak, daun muda berwarna hijau dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/katu.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-26761" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/katu-139x150.jpg" alt="katu" width="162" height="175" /></a>Katu termasuk familia Euphorbiaceae. Katu tumbuh di dataran rendah sampai dengan 120 meter di atas permukaan laut, daerah yang terbuka atau sedikit terlindung dengan tanah yang ringan. Dapat digunakan untuk pagar hidup. Untuk pengembangbiakannya dapat digunakan setek batang yang belum terlalu tua. Batang berkayu, bulat, bekas daun tampak jelas, tegak, daun muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna cokelat kehijauan. Daun majemuk, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, panjang 1-6 cm, lebar 1-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk bentuk payung di ketiak daun, mahkota bulat telur, warna ungu. Buah buni, bulat, beruang tiga, diameter lebih kurang 1,5 mm, warna hijau keputih-putihan. Katu berguna, untuk:</p>
<p><strong>Obat bisul/borok. </strong>Segenggam daun katu dicuci, lumatkan, lalu tempelkan pada bagian yang sakit.</p>
<p><strong>Untuk memperbanyak air susu (ASI).</strong></p>
<ul>
<li>Segenggam daun katu dimasak menjadi sayur (misal sayur bening) atau dilalap. Konsumsi katu dilakukan secara teratur.</li>
<li>Segenggam daun katu yang sudah dijemur, 5 iris temu lawak, 5 iris kunyit direbus dengan 2 liter air sampai mendidih. Masukkan 2 mata asam jawa, aduk rata. Setelah dingin, saring. Minum 2 kali sehari dengan 1 sendok madu.</li>
</ul>
<p><strong>Obat susah buang air kencing atau frambusia. </strong>Rebus daun katuk dan minum secara teratur.</p>
<p><strong>Obat sembelit.</strong> Segelas daun katu dicuci, direbus, saring; lalu minum air rebusannya secara teratur.</p>
<ul></ul>
<p>Penelitian Katu</p>
<p>Sifat Khas Manis, mendinginkan, dan membersihkan darah. Khasiat antipiretik dan laktagog. Penelitian Tjandra Sridjaja Pradjonggo, Wahjo Dyatmiko, Troet Soemarno, dkk. Universitas Airlangga. Telah melakukan penelitian daun katu terhadap gambaran histologi kelenjar susu mencit betina menyusui. Hasil penelitian tersebut adalah sebagai berikut.</p>
<ol type="1">
<li>Kelompok      hewan yang diberi 0,5 ml infus 10% dan kelompok yang tidak diberi infus ada      perbedaan yang bermakna.</li>
<li>Kelompok      hewan yang diberi 0,5 ml infus 20% dan kelompok yang tidak diberi infus ada      perbedaan yang bermakna.</li>
<li>Kelompok      hewan yang diberi 0,5 ml infus 20% dan kelompok yang diberi infus 10% ada      perbedaan yang bermakna.</li>
</ol>
<p>Djuniati Kustifah, 1991. Jurusan Biologi, FMIPA UNAIR. Telah melakukan penelitian pengaruh infus daun katu terhadap produksi air susu mencit. Dari hasil penelitian tersebut ternyata infus daun secara per oral dapat meningkatkan kuantitas produksi air susu mencit.</p>
<p>Agik Suprayogi, 1993. Fakultas Kedokteran Hewan IPB Telah melakukan penelitian pengaruh pemberian daun katu terhadap peningkatan produksi susu kambing. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata larutan ekstrak daun Katu 20% yang diberikan secara in vitro dapat meningkatkan produksi air susu &gt; 20%. Komposisi susu tidak berubah, terjadi peningkatan aktivitas metabolisme glukosa sebesar &gt; 50%.</p>
<p>Kegunaan<br />
Daun:<br />
1. Demam<br />
2. Pelancar ASI<br />
3. Suara parau.</p>
<p>Akar:<br />
1. Demam<br />
2. Kencing sedikit<br />
3. Lepra (obat luar).</p>
<p>Ramuan &amp; Takaran<br />
Demam dan kencing sedikit, ramuan: akar katu 4 gram &amp; air 110 ml</p>
<p>Cara pembuatan:<br />
Dibuat infus.</p>
<p>Cara pemakaian:<br />
Diminum 2 kali sehari, tiap kali minum 100 ml.</p>
<p>Lama pengobatan:<br />
Diulang selama 4 hari.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://jamu-herbal.com/katuk-sauropus-androginus-l-merr.html</p>
<p>http://www.ayska.com/2009/01/makanan-favorit-ibuku-daun-katu/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/katu-sauropus-androginus-l-merr/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sastra Lama: Pantun</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/sastra-lama-pantun</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/sastra-lama-pantun#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 09:25:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herawati Sikumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dibuat oleh Pointer]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia Tercinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26742</guid>
		<description><![CDATA[Berpuisi lewat pantun adalah tradisi masyarakat di Nusantara. Dalam budaya Jawa, pantun dikenal dengan istilah parikan dan dalam budaya Sunda dikenal dengan paparikan. Pantun termasuk karya sastra lama. Bentuk karya sastra lama mempunyai ciri:

 Dipengaruhi sifat masyarakat lama yang masih memegang kuat adat istiadat
 Perkembangan bentuk karya tidak mengalami perubahan (statis)
 Terikat oleh peraturan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a rel="attachment wp-att-26747" href="http://ksupointer.com/2010/sastra-lama-pantun/goldframe"><img class="aligncenter size-full wp-image-26747" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/goldframe.jpg" alt="goldframe" width="450" height="336" /></a>Berpuisi lewat pantun adalah tradisi masyarakat di Nusantara. Dalam budaya Jawa, pantun dikenal dengan istilah <em>parikan</em> dan dalam budaya Sunda dikenal dengan <em>paparikan</em>. Pantun termasuk karya sastra lama. Bentuk karya sastra lama mempunyai ciri:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Dipengaruhi sifat masyarakat lama yang masih memegang kuat adat istiadat</li>
<li> Perkembangan bentuk karya tidak mengalami perubahan (statis)</li>
<li> Terikat oleh peraturan dan tata cara penulisan (khususnya puisi)</li>
<li> Cenderung bersifat menghibur</li>
<li> Sifat sastranya istana sentris</li>
<li> Kebanyakan pengarangnya tidak diketahui namanya (anonim)</li>
</ul>
<p>Ciri-ciri pantun:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Tiap bait dalam pantun umumnya terdiri atas 4 larik, kecuali pada karmina (2 larik dalam satu bait) dan taliban (6, 8, 10, atau 12 larik dalam satu bait)</li>
<li> Tiap larik terdiri atas 8-12 suku kata</li>
<li> Pantun memiliki sampiran dan isi</li>
<li> Pola iramanya a-b-a-b (rima silang)</li>
</ul>
<blockquote><p>Contoh:</p>
<p>Ada pepaya ada mentimun (a)<br />
Ada mangga ada salak (b)<br />
Daripada duduk melamun (a)<br />
Mari kita membaca sajak (b)</p></blockquote>
<ul class="unIndentedList">
<li> Pantun selesai dalam satu bait</li>
<li> Pantun tidak diteruskan pada bait berikutnya, kecuali jika memang saling berkait</li>
<li> Isinya mengandung pengungkapan perasaan</li>
</ul>
<p>Menurut isinya, pantun dapat dibagi menjadi pantun adat, pantun agama, pantun nasihat, pantun jenaka, pantun muda, pantun anak-anak, dan pantun perkenalan.</p>
<p>Adapun menurut bentuknya, ada beberapa jenis pantun yang dapat diidentifikasi, yakni sebagai berikut:</p>
<p>1.       Pantun biasa</p>
<p>Pantun biasa adalah pantun yang terdiri atas 4 larik dalam satu bait. Pantun ini merupakan bentuk pantun secara umum yang biasa digunakan.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Kalau ada jarum patah<br />
Jangan dimasukkan ke dalam peti<br />
Kalau ada kataku yang salah<br />
Jangan dimasukkan ke dalam hati</p>
<p>2.       Pantun kilat (karmina)</p>
<p>Pantun kilat hanya tersusun atas 2 larik dalam setiap baitnya. Larik pertama dapat dianggap sebagai sampiran, sedangkan larik kedua adalah bagian isi.</p>
<p>Contoh :<br />
Dahulu parang sekarang besi (a)<br />
Dahulu sayang sekarang benci (a)</p>
<p>3.       Pantun berkait (seloka)</p>
<p>Pantun berkait adalah pantun yang tersusun secara berantai, selalu berkaitan antara bait pertama dan bait berikutnya. Keterkaitan ini pun didasarkan pada aturan tertentu, yakni larik kedua pada bait pertama diulang menjadi larik pertama pada bait kedua. Demikian kaitan itu dilakukan pada bait-bait berikutnya.</p>
<p>Contoh :<br />
Lurus jalan ke Payakumbuh,<br />
Kayu jati bertimbal jalan<br />
Di mana hati tak kan rusuh,<br />
Ibu mati bapak berjalan</p>
<p>Kayu jati bertimbal jalan,<br />
Turun angin patahlah dahan<br />
Ibu mati bapak berjalan,<br />
Ke mana untung diserahkan</p>
<p>4.       Talibun</p>
<p>Talibun adalah pantun yang lariknya lebih dari 4 dalam setiap baitnya, tetapi jumlahnya genap karena selalu berisi sampiran dan isi. Jadi, banyaknya larik dalam talibun biasanya terdiri atas 6, 8, 10, atau 12 larik setiap baitnya.</p>
<p>Contoh:</p>
<blockquote><p><em>sampiran</em></p></blockquote>
<p>Kalau anak pergi ke pekan<br />
Yu beli belanak pun beli<br />
Ikan panjang beli dahulu<em></em></p>
<blockquote><p><em>isi</em></p></blockquote>
<p>Kalau anak pergi berjalan<br />
Ibu cari sanak pun cari<br />
Induk semang cari dahulu</p>
<p>Berdasarkan isinya, pantun dibedakan menjadi:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Pantun anak-anak:</li>
</ul>
<blockquote><p>§  Pantun bersukacita</p>
<p>§  Pantun berdukacita</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Elok rupanya si kumbang jati<br />
Dibawa itik pulang petang<br />
Tidak terkata besar hati<br />
Melihat ibu sudah datang</p></blockquote>
<ul class="unIndentedList">
<li> Pantun muda</li>
</ul>
<blockquote><p>§  Pantun perkenalan</p>
<p>§  Pantun berkasih-kasihan</p>
<p>§  Pantun perceraian</p>
<p>§  Pantun beriba hati</p>
<p>§  Pantun dagang</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Tanam melati di rama-rama<br />
Ubur-ubur sampingan dua<br />
Sehidup semati kita bersama<br />
Satu kubur kelak berdua</p></blockquote>
<ul class="unIndentedList">
<li> Pantun tua</li>
</ul>
<blockquote><p>§  Pantun nasihat</p>
<p>§  Pantun adat</p>
<p>§  Pantun agama</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Asam kandis asam gelugur<br />
Kedua asam riang-riang<br />
Menangis mayat di pintu kubur<br />
Teringat badan tidak sembahyang</p></blockquote>
<ul class="unIndentedList">
<li> Pantun jenaka</li>
</ul>
<blockquote><p>Contoh:</p>
<p>Elok rupanya pohon belimbing<br />
Tumbuh dekat pohon mangga<br />
Elok rupanya berbini sumbing<br />
Biar marah tertawa juga</p></blockquote>
<ul class="unIndentedList">
<li> Pantun teka-teki</li>
</ul>
<blockquote><p>Contoh:</p>
<p>Kalau puan, puan cemara<br />
Ambil gelas di dalam peti<br />
Kalau tuan bijak laksana<br />
Binatang apa tanduk di kaki</p></blockquote>
<p>Sumber:  Be Smart Bahasa Indonesia, Ismail Kusmayadi, dkk, http://oyoth.multiply.com/journal/item/5, http://agepe-lesson.blogspot.com/2008/02/mengenal-pantun.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/sastra-lama-pantun/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rabu 10 Maret 2010 Primkopad Pusdik Arhanud Mengadakan Kunjungan Kerja ke KSU Pointer</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/rabu-10-maret-2010-primkopad-pusdik-arhanud-mengadakan-kunjungan-kerja-ke-ksu-pointer</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/rabu-10-maret-2010-primkopad-pusdik-arhanud-mengadakan-kunjungan-kerja-ke-ksu-pointer#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 04:43:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lusia Sumarmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Simpan Pinjam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26756</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari Rabu 10 Maret 2010, Ketua Primkopad Pusdik Arhanud Nurhasyim, Komurnikkop Supriyadi, Komurben Siti Rochmah, dan seorang Staf mengadakan kunjungan kerja ke KSU Pointer. Kunjungan diterima oleh Bagian Pinjaman Lusia Sumarmi.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hari Rabu 10 Maret 2010, Ketua Primkopad Pusdik Arhanud Nurhasyim, Komurnikkop Supriyadi, Komurben Siti Rochmah, dan seorang Staf mengadakan kunjungan kerja ke KSU Pointer. Kunjungan diterima oleh Bagian Pinjaman Lusia Sumarmi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/rabu-10-maret-2010-primkopad-pusdik-arhanud-mengadakan-kunjungan-kerja-ke-ksu-pointer/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bukan Menjadikan Pak Turut</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/bukan-menjadikan-pak-turut</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/bukan-menjadikan-pak-turut#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 04:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lusia Sumarmi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dibuat oleh Pointer]]></category>

		<category><![CDATA[Bung Hatta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26712</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 1932 Bung Hatta kembali ke Indonesia setelah 11 tahun menuntut ilmu di Eropa. Pada tahun itu pula ia terjun ke arena politik di tanah air dengan jalan memegang tampuk pimpinan Pendidikan Nasional Indonesia, ialah suatu organisasi politik baru yang didirikan pada tahun 1931 berdasarkan konsepsinya sendiri.
Kedatangan Bung Hatta ke dalam arena politik di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tahun 1932 Bung Hatta kembali ke Indonesia setelah 11 tahun menuntut ilmu di Eropa. Pada tahun itu pula ia terjun ke arena politik di tanah air dengan jalan memegang tampuk pimpinan Pendidikan Nasional Indonesia, ialah suatu organisasi politik baru yang didirikan pada tahun 1931 berdasarkan konsepsinya sendiri.</p>
<p>Kedatangan Bung Hatta ke dalam arena politik di tanah air membawa cara perjuangan baru, ialah metode perjuangan rasional. Perjuangan tidak berdasarkan pada metode agitasi dan demonstrasi membangunkan semangat dan emosi rakyat, melainkan melalui dasar pendidikan politik, menanamkan pengertian dan kesadaran politik, dan terutama membina mental/spiritual, membina watak dan menanamkan semangat percaya diri sendiri serta menanamkan rasa tanggung jawab.</p>
<p>Pendidikan politik ini dilakukan kepada kader-kader agar sadar akan hak dan kewajibannya. Bung Hatta memiliki pandangan jauh ke muka, yaitu bahwa perjuangan politik di tanah jajahan yang menuntut kemerdekaan tanah air, menuntut para pemimpinnya untuk memiliki landasan keteguhan watak. Sebab itu kader-kader harus dibina wataknya agar tahan uji dalam menghadapi macam-macam percobaan dalam perjalanan perjuangannya. Oleh karena itu politik di tanah jajahan, menurut Bung Hatta, lebih mengandung arti pendidikan. Pendidikan adalah senjata utama untuk mencapai kemerdekaan tanah air.</p>
<p>Bung Hatta tidak mendidik kader-kadernya agar menjadi &#8220;Pak Turut&#8221; yang mengkutuskan pemimpinnya, melainkan mendorong agar para kader dapat melaksanakan ajarannya dan konsepsinya. Pendidikan Nasional Indonesia (PNI), sekalipun mendapat rintangan yang bagaimanapun, tidak boleh dibubarkan. Penderitaan harus diartikan sebagai latihan untuk mencapai kemerdekaan.</p>
<p>Sebab itu setelah formasi personalia Pimpinan Umum Pendidikan Nasional Indonesia yang diketuai oleh Bung Hatta ditangkap dan dibuang ke Digul oleh Pemerintah Belanda, maka muncul formasi II melanjutkan pimpinan partai.</p>
<p>Ketika kemudian formasi II sampai dengan VII juga ditangkap Belanda, juga berturut-turut dibuang ke Digul, PNI tetap saja berdiri, berjuang di bawah tanah. Formasi VIII tidak keburu ditangkap Belanda karena Jepang mendarat. Semua ini adalah hasil metode pendidikan Hatta.</p>
<p>Kader-kader Bung Hatta, tatkala diterima menjadi anggota Pendidikan Nasional Indonesia, harus menyatakan kesediaannya untuk mengabdikan dirinya demi kepentingan rakyat dan tidak mengharapkan balas jasa. Berjuang mengandung arti berkorban, demi kepentingan rakyat dan bukan mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Maskun Sumadiredja, Pribadi Manusia Hatta, Seri 7, Yayasan Hatta, Juli 2002</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/bukan-menjadikan-pak-turut/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat Anggota Tahunan KSU Bumi Artha Mandiri</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 03:29:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mitra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26685</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 7 Maret 2010, Sekretaris KSU Pointer Anida Etikawati menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSU Bumi Artha Mandiri. Acara ini diadakan di kantor KSU Bumi Artha Mandiri pukul 09.30. Acara ini dihadiri oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, Dekopinda Kota Malang, mitra kerja, anggota, pengurus, dan pengawas KSU Bumi Artha Mandiri. Acara dimulai pukul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-001.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-26715" title="2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-001" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-001-225x150.jpg" alt="2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-001" width="225" height="150" /></a>Minggu, 7 Maret 2010, Sekretaris KSU Pointer Anida Etikawati menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSU Bumi Artha Mandiri. Acara ini diadakan di kantor KSU Bumi Artha Mandiri pukul 09.30. Acara ini dihadiri oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, Dekopinda Kota Malang, mitra kerja, anggota, pengurus, dan pengawas KSU Bumi Artha Mandiri. Acara dimulai pukul 10.00, dibuka dengan doa serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia RAT, sambutan Ketua KSU Bumi Artha Mandiri Ibu Paula Suwarni, sambutan Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang diwakili oleh Bapak Agus Partono, sambutan dari Dekopinda Kota Malang diwakili oleh Bapak Sadeli Laksono.</p>
<p>Acara dilanjutkan dengan pembacaan kuorum. Jumlah anggota yang hadir pada acara RAT ini adalah 90 orang dari 118 anggota, sehingga RAT bisa dilanjutkan. Kemudian disampaikan laporan umum, keorganisasian, dan keuangan oleh Pengurus, serta laporan pengawas oleh Pengawas.</p>
<p>Dalam RAT tahun ini juga diadakan pemilihan Pengurus dan Pengawas periode tahun 2010-2012. Pemilihan diadakan dengan menggunakan sistem formatur. Dipilih 5 orang formatur, 2 orang pengurus dan 3 orang dari anggota.  Berdasarkan rapat formatur, ditetapkan bahwa Pengurus KSU Bumi Artha Mandiri tahun 2010-2012 adalah</p>
<p>Ketua: Paula Suwarni</p>
<p>Sekretaris: Sukarti</p>
<p>Bendahara: Sumiarti</p>
<p>Pembantu Umum: Tatik Sadi</p>
<p>Sie. Sosial: Seniwati</p>
<p>Sedangkan Pengawas KSU Bumi Artha Mandiri periode tahun 2010-2012 adalah</p>
<ol>
<li>Maskhanah</li>
<li>Wiwin</li>
</ol>
<p>Dalam acara ini turut dibagikan 10 doorprize untuk anggota yang hadir. Acara berakhir pukul 11.30.</p>

<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-017' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-017'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-017-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-001' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-001'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-001-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-002' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-002'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-002-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-003' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-003'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-003-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-006' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-006'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-006-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-016' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-016'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-016-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-004' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-004'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-004-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-005' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-005'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-005-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-007' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-007'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-007-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-008' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-008'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-008-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-009' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-009'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-009-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-010' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-010'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-010-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-011' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-011'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-011-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-012' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-012'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-012-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-013' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-013'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-013-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-014' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-014'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-014-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>
<a href='http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-015' title='2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-015'><img src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/2010-03-07-rat-bumi-arta-mandiri-015-150x150.jpg" width="150" height="150" class="attachment-thumbnail" alt="" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/rapat-anggota-tahunan-ksu-bumi-artha-mandiri/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Asap Rokok Bikin Bayi Hipertensi</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/asap-rokok-bikin-bayi-hipertensi</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/asap-rokok-bikin-bayi-hipertensi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 01:24:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sri Budhi Utami</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dikutip dari Internet]]></category>

		<category><![CDATA[Rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26703</guid>
		<description><![CDATA[Anda sedang hamil namun membandel tetap merokok? Ini adalah pertanda buruk bagi janin yang sedang Anda kandung. Selain mengganggu perkembangan saraf dan kecerdasan, studi terbaru menunjukkan tekanan darah bayi juga ikut terganggu.
Penelitian yang dilakukan peneliti senior dari Karolinska Institute, Stockhlom, menunjukkan bayi yang lahir dari ibu perokok memiliki masalah tekanan darah hingga mereka berusia satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/baby.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-26706" title="baby" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/baby.jpg" alt="baby" width="233" height="176" /></a>Anda sedang hamil namun membandel tetap merokok? Ini adalah pertanda buruk bagi janin yang sedang Anda kandung. Selain mengganggu perkembangan saraf dan kecerdasan, studi terbaru menunjukkan tekanan darah bayi juga ikut terganggu.</p>
<p>Penelitian yang dilakukan peneliti senior dari Karolinska Institute, Stockhlom, menunjukkan bayi yang lahir dari ibu perokok memiliki masalah tekanan darah hingga mereka berusia satu tahun. &#8220;Gangguan tekanan darah ini bukannya menghilang namun terus memburuk seiring bertambahnya usia bayi,&#8221; kata Gary Cohen, ketua peneliti.</p>
<p>Penelitian dilakukan dengan membandingkan balita dari ibu bukan perokok dengan balita yang ibunya merokok sampai 15 batang meski saat sedang hamil. Di usia satu minggu, dua persen bayi dari kelompok ibu perokok mengalami peningkatan tekanan darah dan 10 persennya di usia setahun.</p>
<p>Pola gangguan tekanan darah ini terjadi pada bayi berusia seminggu dan pada saat mereka berusia setahun. Selain itu, bayi yang lahir dari ibu perokok juga mengalami gangguan denyut jantung. Gangguan-gangguan tersebut diyakini akan membawa masalah kesehatan jangka panjang. Demikian tulis Cohen dalam jurnal kesehatan Hypertension.</p>
<p>Cohen menjelaskan, asap rokok akan merusak struktur dan fungsi pembuluh darah, terutama endotel, lapisan pelindung pembuluh darah. Namun ia tidak bisa menjawab apakah kerusakan ini bersifat permanen. &#8220;Kami hanya mengamati gangguan ini selama 12 bulan, namun berencana untuk melakukan penelitian lanjutan,&#8221; katanya.</p>
<p>Hasil penelitian para ahli dari Karolinska ini senada dengan hasil studi yang meneliti kesehatan bayi yang lahir dari ibu pengguna narkoba. &#8220;Bayi-bayi itu bisa mengalami gangguan sirkuit otak,&#8221; kata Barry M.Lester, dokter anak dari Brown Medical School yang telah meneliti efek jangka panjang dari ibu hamil pengguna narkoba. &#8220;Para pengguna narkoba biasanya juga merokok,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&#8220;Efek asap rokok pada fungsi saraf janin mirip dengan efek kokain dan methaphetamin,&#8221; kata Lester.</p>
<p>Berbagai hasil studi membuktikan gangguan kesehatan yang dialami janin terkait dengan produksi berlebihan hormon kortisol atau hormon stres yang berperan penting untuk mengatur tekanan darah dan sistem imun. Bila diproduksi berlebihan, kortisol bisa merusak sistem kekebalan tubuh sehingga bayi lebih rentan infeksi.</p>
<p>Asap rokok yang mengancam kesehatan janin bukan hanya berasal dari ibu yang merokok saat hamil tapi juga termasuk calon ayah yang kecanduan merokok sehingga janin menjadi perokok pasif.</p>
<p>Sumber:  http://kesehatan.kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/asap-rokok-bikin-bayi-hipertensi/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konsumsi Tembakau Perangkap Kemiskinan</title>
		<link>http://ksupointer.com/2010/konsumsi-tembakau-perangkap-kemiskinan</link>
		<comments>http://ksupointer.com/2010/konsumsi-tembakau-perangkap-kemiskinan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 08:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sri Astutik</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dikutip dari Internet]]></category>

		<category><![CDATA[Rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ksupointer.com/?p=26720</guid>
		<description><![CDATA[Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Abdillah Ahsan mengatakan, konsumsi tembakau merupakan perangkap kemiskinan. Ancaman konsumsi tembakau untuk kesehatan, ekonomi, dan sosial masyarakat kini semakin nyata. Kendatipun demikian, belum ada peraturan tegas soal pengendalian konsumsi tembakau di Indonesia.
&#8220;Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2007 memaparkan, pengeluaran rumah tangga untuk rokok rata-rata Rp 136.534 per tahun. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/perangkap-kemiskinan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-26721" src="http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/03/perangkap-kemiskinan-198x150.jpg" alt="perangkap-kemiskinan" width="139" height="105" /></a>Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Abdillah Ahsan mengatakan, konsumsi tembakau merupakan perangkap kemiskinan. Ancaman konsumsi tembakau untuk kesehatan, ekonomi, dan sosial masyarakat kini semakin nyata. Kendatipun demikian, belum ada peraturan tegas soal pengendalian konsumsi tembakau di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2007 memaparkan, pengeluaran rumah tangga untuk rokok rata-rata Rp 136.534 per tahun. Angka itu 15 kali pengeluaran biaya kesehatan, atau sembilan kali pengeluaran biaya pendidikan,&#8221; ujar Abdillah dalam Kajian Fikih Pengendalian Tembakau yang diadakan Pengurus Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta, Minggu (7/3).</p>
<p>Abdillah menyebutkan, semakin tinggi tingkat kecanduan perokok, semakin miskin kondisi perekonomian keluarga. Sebab, porsi belanja rokok semakin besar sehingga mengurangi kemampuan mencukupi kebutuhan lain, seperti makanan bergizi, pengobatan, terlebih menabung.</p>
<p>Karena itu, Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Tulus Abadi mendesak pemerintah serius mengendalikan konsumsi tembakau. Sejumlah peraturan, mulai dari undang-undang sampai peraturan daerah, belum cukup efektif menghambat konsumsi tembakau karena masih bersifat sektoral dan parsial.</p>
<p>&#8220;Apalagi, secara politis, hampir semua peraturan dibuat atas hasil negosiasi dengan industri rokok. Tampak jelas intervensi industri rokok dominan dalam aturan itu, misalnya dalam kompromi ketentuan iklan rokok,&#8221; ujar Tulus.</p>
<p>Di sisi lain, dukungan publik terhadap pengendalian konsumsi tembakau terus meningkat.</p>
<p>Yang terpenting dari survei itu, lanjut Tulus, dukungan agar Pemerintah Indonesia segera meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) mencapai 91 persen. Dengan meratifikasi FCTC, Indonesia tak punya alasan lagi untuk mengizinkan warganya merokok. Negara juga bisa menaikkan cukai rokok setinggi-tingginya.</p>
<p>&#8220;FCTC sudah diratifikasi 168 negara di dunia. Di tingkat ASEAN hanya Indonesia yang belum meratifikasi,&#8221; ujar Tulus.</p>
<p>Sumber: http://kesehatan.kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ksupointer.com/2010/konsumsi-tembakau-perangkap-kemiskinan/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
