Galeri Pembuatan Kerajinan Keramik Suhartoko
Berjalan-jalan di Festival Malang Kembali (FMK) VI, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang dan Yayasan Inggil pada tanggal 19-22 Mei kemarin memang menyenangkan. Selain dapat menikmati makanan-makanan tempoe doeloe, berwisata belanja barang-barang antik dan unik tempoe doeloe, kita juga dapat menambah wawasan pengetahuan, salah satunya yaitu pembuatan kerajinan keramik.

Pada deretan Pasar Pon pada FMK VI kemarin, banyak dipadati dengan pasar kerajinan. Beberapa stan memperlihatkan pembuatan kerajinan keramik. Dan ada juga yang hanya membuka stan pameran barang-barang kerajinan. Salah satu stan ini menampilkan pembuatan keramik, yaitu stan “Gerabah Jaya”. Stan yang dimiliki oleh Bpk. Suhartoko ini memiliki galeri di Jl. Mayjen Panjaitan 17A/82 Malang telp 0341-6522207.
Pada kesempatan ini, yaitu di FMK VI, Bpk Suhartoko membuka pameran yang menampilkan pembuatan kerajinan keramik. Pada proses pembuatan kerajinan keramik ini menggunakan bahan keramik mentah alam seperti kaolin, ball clay, kwarsa, falpard, talc, dll. Dan bahan tambahan berupa warna-warna oksida.

Pada dasarnya proses pembuatan keramik ada dua, yaitu dengan menggunakan peralatan alami yang dibentuk/dibuat dengan tangan dan menggunakan cetakan (pembuatan dalam jumlah banyak). Untuk proses pembuatan dengan menggunakan tangan, hanya pada keramik yang berbentuk silinder (jambangan, pot, guci, dll), dilakukan dengan menambahkan sedikit demi sedikit tanah liat di atas tempat yang bisa diputar.
Pada proses pencetakan, dilakukan dengan memasukkan adonan pada alat cetak. Apabila adonan dalam cetakan itu telah mengeras, maka cetakan dibuka dan hasilnya diangin-anginkan supaya mendapatkan hasil yang benar-benar mengeras. Setelah semua selesai dan hasil telah mengeras (baik dengan pembuatan tangan dan cetakan) barulah hasil tersebut dibakar. Banyaknya yang akan dibakar, tergantung pada besarnya tungku pembakaran. Semakin besar tungkunya, semakin banyak pula yang dapat dibakar. Setelah proses pembakaran usai dan telah didinginkan, barulah siap untuk diwarnai dan dilukis.

Jika Anda tertarik dengan hasil kerajinan “Gerabah Jaya” Bpk Suhartoko silahkan mampir ke galerinya. Di sana melayani segala souvenir gerabah, vas bunga, dan masih banyak lagi.
Assalam…, di tempat saya kerja (Kec. Way Tuba,kab. Way Kanan, Prov. Lampung) banyak terdapat kaolin yang belum diolah. bisa mereferensikan bahan/buku/orang/situs apa saja yang mengenai cara pengolahan kaolin untuk di buat kerajinan tangan/genteng dll, penerima/pembeli kaolin asalan terutama untuk daerah lampung ? ’sbelumnya sy ucapkan terima kasih. Wassalam.