Gasing, Mainan Anak Tempo Dulu
Berbagai macam benda kuno ditampilkan di Festival Malang Kembali V kali ini. Salah satunya adalah gasing. Gasing adalah mainan kuno yang banyak dimainkan oleh anak tempo dulu. Biasanya dulu gasing dimainkan dengan diadu. Dua gasing atau lebih dibiarkan berputar sampai bertabrakan, pemenangnya adalah yang gasingnya paling lama berputar, yang jatuh terlebih dulu dialah yang kalah.
Bentuk gasing bermacam-macam, ada yang dari kayu, ada juga yang dari bambu. Yang saya temukan di Festival Malang Kembali V kali ini adalah yang terbuat dari bambu. Karena saya dulu tidak pernah memainkannya, saya pun tertarik untuk membelinya. Satu gasing dijual dengan harga Rp 5.000. Cukup murah, bila dibandingkan dengan mainan anak zaman sekarang. Sang penjual berujar bahwa mainan anak zaman sekarang banyak yang membawa dampak negatif bagi anak. “Anak sekarang mainannya video game, makanya umur 8 tahun rata-rata matanya sudah banyak yang minus”, ujarnya. Gasing ini dijamin aman, bebas radiasi.
Cara memainkannya cukup mudah. Tali gasing dimasukkan ke batang bambu berlubang, lalu dililitkan ke batang gasing yang tumpul, dari atas ke bawah, searah jarum jam. Setelah selesai, tinggal tarik ujung talinya. Ketika diputar, gasing akan mengeluarkan bunyi dengungan yang khas. Semakin keras kita menarik talinya, bunyi dengungannya akan semakin kencang. Tertarik mencoba?





Leave a Reply