Hama Tanaman
Diagnosis pertama yang dapat dilakukan terhadap tanaman yang mengalami gangguan adalah menjabarkan kondisi gangguan yang dapat dilihat mata. Lalu amati kondisi di sekelilingnya. Jika keseimbangan lingkungan tanaman tidak sesuai, gangguan yang disebabkan hama, fungi, dan bakteri dapat muncul, sehingga tanaman menjadi stres. Dari hasil pengamatan, cari penyebab gangguan tersebut. Perlu diingat adalah satu gejala dapat diakibatkan oleh beberapa penyebab. Berdasarkan hasil pengamatan, ada tiga penyebab terjadinya gangguan, yaitu kesalahan perawatan (gangguan fisiologis), gangguan yang disebabkan oleh hama dan penyakit.
Skema Identifikasi Serangan dan Cara Penanggulangan
1. Gejala
Pada daun terdapat garis-garis putih.
Diagnosis penyebab
Terdapat ulat penggerek daun yang membuat terowongan dan memakan daging daun.
Tindakan penyembuhan
Jika masih sedikit, pangkas daun yang terserang. Jika terdapat pada satu tanaman semprotkan insektisida Sevidol 4/4 G, gunakan dosis yang dianjurkan.
2. Gejala
Pada pucuk tanaman atau batang terdapat kutu putih, lama kelamaan tanaman menjadi lemah.
Diagnosis penyebab
Diserang kutu putih. Permukaan kutu mempunyai lapisan lilin dan tepung berwarna putih.
Tindakan penyembuhan
Langka awal adalah menyikat kutu dengan sikat gigi bekas, lalu oleskan sepritus atau semprotkan air larutan bawang putih halus pada bekas kutu yang menempel. Pada serangan berat, dapat disemprot insektisida Sevin 85 C sesuai dosis yang dianjurkan.
3. Gejala
Tanaman tampak layu karena batang dan daun lemah. Pada daun terlihat bekas bintik-bintik.
Diagnosis penyebab
Terdapat kutu hijau yang kadang berwarna kuning kecoklatan yang mengisap cairan pada batang dan daun tanaman.
Tindakan penyembuhan
Penyemprotan dengan insektisida yang mengandung malathion pada seluruh bagian tanaman.
4. Gejala
Permukaan daun berwarna coklat kemerahan seperti berkarat (karat daun).
Diagnosis penyebab
Terdapat kutu laba-laba yang suka mengisap daun, dan kadang terdapat sarangnya berupa anyaman berwarna putih di bawah permukaan daun.
Tindakan penyembuhan
Memangkas tanaman yang terserang, jika sudah menyebar, lakukan penyemprotan insektisida dengan bahan aktif malathion sesuai dosis yang dianjurkan.
5. Gejala
Bunga tanaman berbintik hitam, tepi mahkota menjadi kehitaman hingga bunga rusak.
Diagnosis penyebab
Bunga terserang thrip yang mengisap cairan bunga dan meninggalkan bekas bintik hitam.
Tindakan penyembuhan
Melakukan penyemprotan insektisida jenis Diazion 60 EC.
6. Gejala
Daun layu dan pada tulang daun sisi bagian bawah menempel hama seperti sisik yang berwarna coklat kekuningan.
Diagnosis penyebab
Terserang kutu perisai yang mengisap cairan daun.
Tindakan penyembuhan
Karena tubuh hama dilapisi oleh lilin maka sebelum melakukan penyemprotan insektisida yang mengandung malathion, lap daun dengan kain atau kapas yang basah.
7. Gejala
Di permukaan tanah atau pangkal batang terdapat gundukan tanah sarang semut. Tidak merusak tanaman tetapi tidak indah dipandang.
Diagnosis penyebab
Disebabkan oleh semut yang membuat sarang di dekat tanaman.
Tindakan penyembuhan.
Diberikan insektisida untuk menekan jumlah semut pada tanaman, dosis sesuai anjuran yang ada.
Dikutip: buku Taman dalam Ruang
Leave a Reply