Intelek Sejati
Dari pembicaraan dengan negarawan itu kesan yang saya peroleh tentang beliau adalah bahwa memang benar-benar beliau seorang intelek. Bacaannya sangat luas dan mendalam. Sungguhpun begitu, tidak sekali-kali beliau memperlihatkan sikap seorang pedantik.
Selesai menulis Alam Pikiran Yunani jilid 3, yaitu sampai masa Helen - Romana atau masa Plotinus pada awal ketiga Masehi, pernah saya tanyakan kalau-kalau akan diteruskan sampai ke masa aliran filsafat abad-abad berikutnya.
Dengan sikap seorang intelek sejati dan dengan segala kerendahan hati beliau menjawab bahwa kemampuannya hanya sampai di situ. Untuk kelanjutannya, biarlah ditulis oleh ahlinya. Jadi apa yang ditulis Bung Hatta itu benar-benar sudah dikuasai beliau dengan baik, walaupun beliau menyebut dirinya bukan ahli dalam bidang itu.
Ali Audah, Pribadi Manusia Hatta, Seri 9, Yayasan Hatta, Juli 2002
Leave a Reply