Internet: The Hidden Money
Pernyataan yang pernah dilontarkan Alvin Toffler akan terjadinya pergeseran dari masyarakat industri menjadi masyarakat informasi kini telah menjadi kenyataan. Sebuah komunitas baru di masyarakat yang begitu getol memburu informasi (e-community) telah hadir dengan ciri khas tersendiri. Komunitas ini memburu sekian juta informasi yang setiap saat siap untuk di up-date. Mereka memiliki kesempatan untuk berbagi lewat sebuah jejaring maya yang dikenal dengan internet.
Fenomena ini begitu besar pengaruhnya hingga kemudian muncul sebuah paradigma baru bernama new economy. Artinya ekonomi baru adalah sebuah istilah yang merefleksikan berbagai macam aktivitas dengan basis internet. Don Tapscot, penulis The Digital Economy, mengatakan bahwa perubahan bisnis yang terjadi pada saat sekarang membawa konsekuensi logis yang mengharuskan berbagai macam aktivitas yang mau tidak mau bergabung dalam bisnis internet.
Salah satu fenomena yang bisa dibuktikan adalah banyaknya bermunculan perusahaan-perusahaan baru (start up) yang menggelar bisnis berbasis internet dan TI. Jika Anda sering menjelajah internet, Anda bisa menjumpai banyak anak muda di negeri ini yang sudah menjalankan bisnis melalui internet. Dengan bermodal situs atau blog gratisan, mereka menjual apa pun yang bisa dijual.
Salah satu yang mendorong suburnya bisnis melalui internet adalah murahnya modal yang diperlukan untuk memiliki sebuah domain. Saat ini Anda bisa memiliki ‘toko’ di internet dengan sebuah domain dot com yang berharga tidak lebih dari seratus ribu rupiah plus hosting di bawah lima ribu rupiah. Bahkan, script untuk memiliki sebuah toko online juga bisa didapatkan secara gratis seperti yang bisa di download dari oscommerce.com.
Bandingkan jika Anda mendirikan toko di pinggir jalan atau bahkan gerobak dorong sekalipun, tentu modal yang diperlukan lebih dari setengah juta rupiah.
Terlepas dari adanya kenyataan bahwa ada banyak bisnis online yang gagal bertahan, perkembangan dunia maya yang sedemikian pesat tersebut sempat memunculkan anggapan bahwa ekonomi baru dengan e-commerce-nya bakal menciptakan mesin uang bagi pemiliknya.
Menurut Sawidji Widoatmodjo, paling tidak ada 10 bisnis yang akan menjadi mesin uang di masa yang akan datang yaitu e-budget, bisnis suara, software, privacy, transmisi data, iklan rumah dan mobil, server, wireless e-mail, internet content, dan solusi. Jika perkiraan ini benar, maka sudah saatnya bagi siapa saja untuk mulai menengok internet sebagai media bisnis atau bahkan pekerjaan.
Hebatnya, bisnis melalui internet bisa dilakukan tanpa harus memiliki kantor atau pegawai, sehingga akan menghemat biaya. Cukup dengan komputer atau PDA yang connect dengan internet.
Mari kita bayangkan contoh sederhana berikut: seorang penjual software membuat sebuah toko online dengan membeli domain plus hosting (biaya tidak lebih dari Rp. 200.000). Saat ada pengunjung yang tertarik membeli, si pembeli akan mengisi form pemesanan dan melakukan transfer ke rekening bank milik si penjual. Dengan system mobile banking, si penjual mendapatkan informasi melalui SMS bahwa ada kiriman uang untuknya. Setelah dicek kebenarannya melalui internet, si penjual tinggal mengaktifkan status order si pembeli. Saat itu juga si pembeli sudah bisa men-download software yang dia pesan.
Cobalah melakukan browsing, maka Anda akan menemukan industri ‘e-book’ dimana banyak orang dengan modal minimal nyaris nol menjual produknya dalam bentuk file pdf atau exe. Inilah ‘the hidden money‘ yang sudah saatnya Anda juga bisa peroleh dari internet dengan cara mudah, simple, dan punya potensi untuk berkembang karena pengguna internet akan semakin banyak. Ada banyak keinginan dan kebutuhan manusia yang dicari melalui internet. Oleh karena itu, siapa pun yang pandai mengolahnya, maka ia akan memiliki peluang besar untuk menemukan ‘harta karun’ yang masih terpendam berikut.
Seperti yang dikatakan banyak orang, “uang itu ada di mana-mana”, tetapi memang benar sangatlah tidak mudah bagi kita untuk bisa melihat, apalagi mendapatkannya. Namun, bagi seseorang yang sudah memiliki kejelian melihat peluang, ia tidak perlu lagi meminta bantuan ‘orang pintar’ untuk melihat apa yang tidak terlihat.
Nah, untuk itu marilah kita melakukannya sekarang!!!!!
Taufik Hidayat, Langkah Mudah Meraup Dolar Lewat Internet, Media Kita, 2007, Hal 2-5.
Leave a Reply