Jenis dan Khasiat Buah Naga
Buah Naga adalah jenis buah baru yang berasal dari Meksiko, tanaman ini sebenarnya hidup di padang pasir dan beriklim tropis. Selain rasanya yang segar, buah naga juga seringkali dikonsumsi orang sebagai makanan pendamping bagi penderita stroke, kanker, kolesterol, dan demam berdarah. Kadar Vitamin C dan berbagai antioksidan yang terkandung di dalamnya terbukti mampu meredam berbagai jenis penyakit.
Tanaman ini asli Meksiko, Amerika Selatan bagian utara, dan menyebar ke negara-negara di sekitarnya, termasuk Guyama. Pada awalnya, buah naga dibawa ke kawasan Indocina oleh seseorang berkebangsaan Perancis pada sekitar tahun 1870, dari Guyama, sebagai hiasan. Alasannya sederhana, yaitu sosoknya unik dan bunganya cantik berwarna putih. Waktu mekar pada malam tanggal 1 dan 15 kalender Komariah, dan mengeluarkan bau yang harum.
Empat Jenis Buah Naga
Pertama, Buah Naga Daging Putih (Hylocereus undatus). Kulit merah buah ini amat kontras dengan daging putih di dalamnya. Di dalam daging itu bertebaran biji hitam. Jenis ini mudah dijumpai di pasar lokal maupun mancanegara. Bobot rata-rata per buah 400-500 gram, ada juga yang hingga 650 gram.
Buah jenis ini bercita rasa manis bercampur masam segar, mempunyai sisik atau jumbai kehijauan di sisi luar, serta kadar kemanisannya tergolong rendah dibandingkan dengan buah naga jenis lain. Kadar kemanisan 10-13 brik. Tanaman ini sangat cocok ditanam di lahan kering, dan dalam sekali tanam usianya bisa bertahan sampai 20 tahun.
Kedua, Buah Naga Daging Merah (Hylocereus polyrhizus). Sosok tanaman jenis ini lebih kekar. Di bagian batang dan cabang, jarak antarduri tampak lebih rapat. Bobot buahnya rata-rata 400-500 gram. Dagingnya berwarna merah keunguan. Kadar kemanisan 13-15 brik.
Ketiga, Buah Naga Daging Super Merah (Hylocereus costaricensis). Batangnya lebih besar dan berwarna loreng ketika tua. Kulit buah merah dan berjumbai. Ukuran buahnya rata-rata 400-500 gram. Tingkat kemanisan 13-15 brik.
Keempat, Buah Naga Kulit Kuning Daging Putih (Selenicerius megalanthus). Penampilannya khas dengan kulit kuning dan tanpa sisik atau jumbai. Tekstur kulit cenderung halus, seperti apel, sehingga dijuluki kaktus apel. Kadar kemanisan 15-18 brik. Ukuran buah 80-100 gram.
Aneka Khasiat Buah Naga
Tanaman yang buahnya berbentuk bulat lonjong mirip buah nanas ini, kaya akan vitamin dan mineral dengan kandungan serat cukup banyak sehingga cocok untuk diet. Masyarakat Eropa mempercayai buah naga ini mampu menurunkan kolesterol, menyeimbangkan kadar gula darah, mencegah kanker usus, menguatkan fungsi ginjal, tulang, dan daya kerja otak, meningkatkan ketajaman mata, mengobati keputihan, dan sebagai pelindung kesehatan mulut, termasuk sariawan.
Komposisi gizi per 100 gram daging buah naga:
Kadar Air (g): 82,5 - 83,0
Protein (g): 0,16 - 0,23
Lemak (g): 0,21 - 0,61
Serat/dietary fiber (g): 0,7 - 0,9
Betakaroten (mg): 0,005 - 0,012
Kalsium (mg): 6,3 - 8,8
Fosfor (mg): 30,2 - 36,1
Besi (mg): 0,55 - 0,65
Vitamin B1 (mg): 0,28 - 0,30
Vitamin B2 (mg): 0,043 - 0,045
Vitamin C (mg): 8 - 9
Niasin (mg): 1,297 - 1,300
Sumber: http://female.kompas.com/, http://www.buahnaga.net/, & Taiwan Food Industry Develop & Reearch Authorities (2005)

sya baru tau, klo buah naga itu ada khasiatnya.
kan buah naga ada 4 macam…
kandungan tioap jenisnya berbeda beda ga ???
Sdr. Aries, kandungan gizi pada buah naga sama yang membedakan hanyalah ukuran dan warna buahnya. Di atas sudah dijelaskan banyaknya komposisi gizi per 100 gram daging buah naga.