Kunjungan KSU Talenta “Perjumpaan Pertama”
Senin, 20 Desember 2010 KSU Pointer mendapat kunjungan dari KSU Talenta. KSU Talenta adalah koperasi yang berpusat di Kupang, NTT. Mereka berkunjung dalam rangka studi banding untuk mempelajari cara kerja, sistem, strategi keberhasilan, serta kiat positif untuk mengembangkan usaha. Rombongan dari KSU Talenta sejumlah 25 orang tiba pukul 09.00 di KSU Pointer. Segenap karyawan dan pengurus dari KSU Pointer berjajar di depan kantor untuk menyambut kedatangan rombongan KSU Talenta.
Pukul 09.20, acara diawali dengan sambutan dari Ketua KSU Pointer Johanis Rampisela, sekaligus mengucapkan selamat datang kepada KSU Talenta. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pendeta Gerson E. Sir, selaku Bendahara KSU Talenta. Beliau menjelaskan bahwa awal dibentuknya KSU Talenta adalah dikarenakan niat untuk menolong masyarakat NTT dari jeratan rentenir. Sebelumnya, mereka juga pernah melakukan studi banding di Kopwan Citra Lestari Lawang. Adapun latar belakang mereka mengadakan studi banding kali ini adalah karena ditetapkannya NTT sebagai propinsi koperasi, sehingga mereka ingin lebih banyak menimba ilmu untuk mengembangkan KSU Talenta. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Pendeta Gerson E. Sir.
Pukul 09.40 acara dilanjutkan dengan paparan peta pikiran KSU Pointer olehKetua KSU Pointer Johanis Rampisela. Sebelumnya diadakan “tos bersama” untuk merayakan “perjumpaan pertama” ini. Dalam paparannya, Pak Jo menjelaskan tentang pedoman, sumber daya, kegiatan organisasi, kegiatan usaha, kegiatan pendukung, laporan, kegiatan litbang, dan kegiatan sosial sesama KSU Pointer. Pak Jo juga menunjukkan website KSU Pointer, dan menjelaskan isi dan manfaat website. Pak Jo memotivasi KSU Talenta untuk membuat peta pikiran kegiatan KSU Talenta dan membuat website. Sambil mendengar penjelasan, rombongan menikmati hidangan yang disediakan yaitu jeruk, rambutan, duku, salak, pisang, anggur, kacang rebus, pisang goreng, serta jus wortel dan apel.
Pukul 10.20, acara dilanjutkan dengan paparan kegiatan KSU Talenta oleh Daenderst Pila Padji, selaku Manager KSU Talenta. Beliau menjelaskan bahwa pada awal berdirinya KSU Talenta, 28 Juni 1996, KSU Talenta beranggotakan 20 orang, karyawan 6 orang, dengan modal Rp 20 juta. Sekarang KSU Talenta sudah beranggotakan sekitar 6.300 orang, karyawan 112 orang, dengan kenaikan modal berkali lipat dari modal awal. KSU Talenta bergerak dalam bidang Simpan Pinjam dan Niaga. Dalam bisang simpan pinjam, mereka banyak membantu usaha kecil. Dalam bidang niaga mereka menjual kebutuhan rumah tangga dan elektronik.
Pukul 10.40 acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Beberapa hal yang ditanyakan adalah sebagai berikut:
1. Bpk. Daenderst: Bagaimana membuat undian simpanan dan mendapatkan modal?
2. Bpk. Nathanel:
- Selain simpan pinjam, unit usaha apa yang dikembangkan KSU Pointer?
- Bagaimana bentuk surat perjanjian KSU Pointer?
3. Bpk. Alty: Bagaimana bentuk dari Prosedur Operasional Standar KSU Pointer?
4. Bagaimana bentuk sanksi untuk karyawan?
Dari diskusi tersebut, beberapa saran yang disampaikan oleh Ketua KSU Pointer Johanis Rampisela untuk KSU Talenta adalah:
1. Sebaiknya membuat Pedoman Perusahaan sebagai pedoman untuk menjalankan manajemen KSU Talenta.
2. Sebaiknya membuat peta pikiran sebagai alat untuk mengembangkan KSU Talenta.
3. Sebaiknya membuat website sebagai media penyimpan arsip dan memperkenalkan KSU Talenta ke dunia luar.
Pukul 12.10 acara dilanjutkan dengan pemberian tanda mata dari KSU Talenta. Tanda mata ini sekaligus sebagai “ikatan” antara KSU Pointer dan KSU Talenta. Tanda mata yang diberikan adalah 4 buah kain tenun ikat khas Kupang serta alat musik Sasando. Kain tenun dikalungkan masing-masing kepada Ketua, Sekretaris, dan Bendahara KSU Pointer. Sedangkan alat musik Sasando diserahkan oleh Pendeta Gerson E. Sir kepada Ketua KSU Pointer Johanis Rampisela. KSU Pointer membalas memberi “ikatan” dengan memberikan 5 buah mini banner: air, biopori, tubuh perokok, obesitas, dan bahaya plastik serta 1 buah TDS meter.
Pukul 12.20 acara dilanjutkan dengan demo air oleh Sri Budhi Utami. Terdapat 4 jenis air yang diperiksa TDS dan dielektrolisis, yaitu Ars dengan TDS 0 ppm, Aqua dengan TDS 132 ppm, air PDAM Malang dengan TDS 155 ppm, serta air sumur daerah Sedati Sidoarjo (sekitar 15 km dari Lumpur Lapindo) dengan TDS 620 ppm. Dari hasil elektrolisisnya, Ars tidak berubah warna, Aqua berubah menjadi orange, air PDAM berubah menjadi hijau, dan air sumur Sidoarjo berubah menjadi orange, biru, putih, hijau, dan hitam.
Pukul 12.40 acara dilanjutkan dengan foto bersama. Pendeta Gerson mengungkapkan bahwa sangat senang dengan kunjungan ke KSU Pointer kali ini. Pukul 12.50 acara berakhir. Diharapkan dengan adanya “perjumpaan pertama” ini dapat terjalin kerjasama antara KSU Pointer dan KSU Talenta sehingga dapat terjadi “perjumpaan-perjumpaan” berikutnya.

































































Leave a Reply