Lucunya Kreasi La-Bunte (Larutan Sabun & Terigu)
Dewasa ini berbagai mainan kreatif untuk anak-anak telah banyak dipasaran. Seperti banyaknya berbagai mainan yang disuguhkan di Festival Malang Kembali kemarin. Mulai dari mainan tempoe doeloe hingga mainan-mainan modern dengan berbagai kreativitas para pembuatnya. Salah satunya adalah kreasi Ibu Nurma, yang akrab dikenal dengan Kreasi La Bunte (larutan sabun dan terigu).
Awalnya saya pikir berbagai macam kreasi tersebut pembuatannya menggunakan “lilin malam” (bahan lunak yang biasanya digunakan anak-anak untuk membuat kreasi mainan). Walaupun disimpan selama apapun, lilin malam akan tetap lunak jika dipegang. Tetapi lain dengan kreasi Ibu Nurma ini, setelah beberapa saat diangin-anginkan adonan akan mengeras.
Pada acara Festival Malang Kembali (FMK) kemarin Ibu Nurma yang didampingi oleh suaminya mencoba memamerkan beberapa hasil kreasinya dengan menggunakan La Bunte. Tak hanya sekedar memamerkan saja, pada stan tersebut Ibu Nurma juga mengajari proses pumbuatannya bagi anak-anak pengunjung FMK yang berminat. Banyak sekali kreasi-kreasi yang diajarkan, yaitu seperti rangkaian bunga, berbagai kreasi boneka pakaian adat daerah, boneka gadis bertopi, api unggun dan pramuka, boneka mbok jamu, finalis kakang mbakyu Malang, dan masih banyak lagi.
Proses pembuatannya sangatlah mudah dan tak mengeluarkan uang yang banyak. Bahan dasarnya hanyalah sabun batangan, tepung terigu, pewarna makanan, dan air. Untuk membuat adonannya ada dua cara, yaitu dengan pewarnaan sebelum hasil jadi dan dengan pewarnaan sesudah hasil jadi. Untuk pewarnaan setelah menunggu hasil jadi, adonan tidak perlu dicampur pewarna lebih dulu. Jika kita membuatnya dengan pewarnaan setelah hasil jadi, maka akan membuat kita lebih leluasa berkreasi tanpa perlu membuat adonan beberapa warna.
Cara pembuatan adonan:
a) Sabun diserut/dirajang halus.
b) Rajangan sabun direndam air (tinggi air sama dengan sabun), minimal 3 jam.
c) Ambil larutan sabun satu sendok, lalu digerus/dihaluskan.
d) Masukkan pewarna kue lalu ratakan.
e) Masukkan terigu secara bertahap, aduk sampai rata.
f) Gunakan tangan untuk menjadikan adonan kenyal.
g) Bentuk akhir adonan harus kenyal (menyerupai lilin malam) dan tidak lengket di tangan.
Tips: Jika adonan masih terasa lengket di tangan, taburi lagi terigu sedikit demi sedikit.
Setelah adonan jadi, saatnya Anda siap berkreasi. Cukup mudah bukan? Beberapa tips lagi dari Ibu Nurma yaitu untuk proses pengeringan sebaiknya jangan dijemur, biarkan kering secara alami. Karena sinar matahari akan membuat adonan mekar dan mengurangi kepadatan. Kemudian untuk menghindari munculnya jamur dan membuat hasil karya menjadi awet, setelah dicat dan benar-benar kering sebaiknya dilapisi dengan pernis.
Sabun mandi, air, dan terigu adalah tiga bahan yang mudah didapat dan selalu ada. Setelah ketiganya dicampur, jadilah adonan yang bernama La Bunte (Larutan Sabun dan Terigu). Dengan bahan yang sangat sederhana tersebut kita dapat menciptakan berbagai macam kreasi.
Tertarik dengan kreasi yang lucu dan unik ini, silahkan hubungi:
Nurma-Revizal
Jl. Sumbilang 31C Polowijen
Blimbing-Malang
Telp: 0813-34554464, 0341-2946624
e-mail: revizaln@yahoo.com















info buat kak sri astutik dan semua penggemar labunte, kak nurma sekarang sudah punya http://www.labunte.com lo.. kunjung aja ke sana biar lebih dekat dengan dunia labunte..