Melatih Kedisiplinan Anak
Peta pikiran (mind mapping) juga bisa digunakan untuk melatih anak
berdisiplin. Kuncinya menentukan tema besar sebelumnya, dari tujuan merapikan kamar, misalnya tentukan tema besarnya adalah “merancang kamar impianku” kemudian buat alur penyelesaiannya.
- Buat gambar kecil di tengah kertas yang melukiskan kamar tidur anak atau gambar tempat tidur.
- Setelah itu mintalah anak untuk membayangkan hal-hal mengasyikkan yang bisa digunakan untuk mengisi kamar tidurnya. Misalnya poster tokoh kartun kesukaan, artis kesayangan, hasil karyanya, pajangan kamar. Lalu barang-barang apa saja yang tidak diperlukan lagi olehnya atau barang yang sudah tidak terpakai lagi.
- Mintalah anak untuk terus menentukan detailnya dengan membuat alur warna-warni di kertas. Kalau ia masih punya banyak ide atau gambar untuk ditambahkan biarkan saja asalkan masih dalam cakupan topik utama.
- Setelah itu berdasarkan peta pikiran buatannya, tentukan benda mana saja yang masih akan digunakan dan mana yang harus disingkirkan. Bantu anak untuk mengatur kamar tidurnya sesuai peta pikiran, yang telah dibuat bersama.
- Kamar hasil rancangan sendiri akan membangkitkan semangat anak untuk memelihara kerapian kamarnya. Apalagi jika kamar itu bisa memberikan anak “dunia” atau “surga” miliknya sendiri.
Metode yang sama bisa digunakan untuk semua hal yang berkaitan dengan latihan kedisiplinan anak. Misalnya bagaimana harus bangun pagi, menghabiskan makanan, tidak terlambat berangkat sekolah, dan jadwal belajar. Peta pikiran juga bisa membantu anak membuat jadwal harian, mingguan, atau bulanan di rumah atau di sekolah plus keterangan waktunya. Dengan begitu anak akan lebih disiplin dan tepat waktu.
Sumber: Gembira Belajar dengan Mind Mapping, Femi Olivia
Leave a Reply