Mengatur Pola Makan Anak Obesitas
Belakangan ini kita sering melihat anak yang mengalami kegemukan. Ini semacam wabah yang akan menimbulkan masalah berkelanjutan pada usia remaja dan dewasa, yaitu: penyakit darah tinggi, stroke, diabetes, dan beberapa penyakit kronis lainnya. Pengobatan anak kegemukan melibatkan seluruh anggota keluarga. Terutama ke arah pengaturan makanan. Pada beberapa anak, langkah pengaturan makanan lebih berhasil daripada pengaturan latihan fisik.
Beberapa nasihat bagi orangtua yang anaknya obesitas:
1. Berikan perhatian Anda pada anak yang obesitas. Bila tidak ada yang memperhatikan, anak lebih berisiko obesitas pada umur yang lebih tua.
2. Ajari anak tidak makan menuruti selera, tetapi hanya sesuai dengan keperluan.
3. Jangan terlalu ketat mengawasi anak agar makan hanya sedikit, hal ini akan mengganggu jadwal makan anak dan mengganggu respons anak terhadap rasa lapar dan kenyang. Perlu diingat, respons lapar dan kenyang adalah cara yang diperlukan untuk mengendalikan kebiasaan makanan sehari-hari anak.
4. Biasakan agar anak bisa mengontrol dan mengendalikan berat badannya. Dan perlu diingat, bila orangtua tidak ada yang obesitas, maka kecil risiko anak menderita obesitas. Tetapi bila salah satu orangtua obesitas, risiko anak akan obesitas meningkat 2 kali lipat.
5. Jangan terlalu menekankan perhatian pada berat badan anak, tetapi perhatian diarahkan pada kesehatan, kebiasaan makanan, dan aktivitas fisik.
6. Batasi waktu untuk menonton televisi. Karena waktu untuk menonton televisi ternyata berbanding lurus dengan peningkatan berat badan anak.
7. Bila sudah mulai ada tanda-tanda obesitas, atau anak mempunyai faktor risiko obesitas, segera minta petunjuk dokter anak, agar segera bisa diambil langkah pengelolaan.
Beberapa nasihat untuk anak usia sekolah:
- Makan sambil menonton di depan televisi berpotensi meningkatkan risiko obesitas. Seperti halnya makan sambil main video game dan komputer.
- Atur makanan yang boleh sebagai makanan kecil (snack).
- Jangan makan di kamar tidur (menghindari agar tidak makan sambil bermalas-malasan).
- Anak harus belajar mengatur sendiri makanan kecil yang boleh dimakan dan harus mengetahui makanan yang sehat baginya, apalagi anak yang memiliki risiko obesitas.
Sumber: 30 Gangguan Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah oleh Dr. Faisal Yatim, DTM & H, MPH.
Leave a Reply