Menulis Esai
Peta pikiran adalah alat yang sangat bagus untuk membantu Anda menulis esai-esai yang berstruktur baik dan terfokus. Peta pikiran sangat membantu Anda melihat gambar keseluruhan argumen Anda dan menilai secara objektif apakah argumen dan struktur esai Anda masuk akal. Peta pikiran bukan hanya membantu Anda merencanakan apa yang akan Anda tulis, tetapi juga berguna ketika Anda menuliskannya secara utuh: Anda bisa kembali ke peta pikiran untuk memeriksa apakah Anda masih berada di jalur yang benar.
Mulailah dengan menggambar sentral atau gambar utama yang mewakili esai yang akan Anda tulis. Pikirkan semua penelitian yang telah Anda lakukan dan informasi yang telah Anda kumpulkan darinya, lalu biarkan otak “melamunkannya”. Jika mau, Anda bisa menambah cabang “informasi” pada peta pikiran dan menuliskan kategori utama dari informasi yang telah Anda kumpulkan.
Selanjutnya gambarlah cabang-cabang yang mewakili bagian pendahuluan, argumen utama, dan kesimpulan. Pandangi tema-tema yang telah Anda tulis pada cabang “informasi” dan pikirkan bagaimana kaitan mereka. Kecuali jika Anda lebih mengerjakan bagian pendahuluan terlebih dulu, jelajahi cabang “argumen sentral” dengan anak-anak cabangnya untuk membantu membangun tubuh informasi utama naskah Anda. Setelah Anda menetapkan pokok argumen, Anda bisa mundur dan mengerjakan pendahuluan dan kesimpulan.
Sering-seringlah melangkah mundur dari peta pikiran untuk memeriksa bahwa argumen atau tema esai Anda berjalan maju dan terfokus. Setelah puas dengan peta pikiran Anda, Anda bisa mulai menulisnya, dengan peta pikiran di sisi Anda untuk membantu Anda tetap berada di jalur yang benar.
Sumber: Buku Pintar Mind Map, Tony Buzan
Leave a Reply