Menyusun Menu Keluarga
Ibu-ibu memang identik dengan dapur. Salah satu hal yang paling dipusingkan seorang ibu rumah tangga setiap harinya adalah menyusun menu masakan untuk keluarga. Harus sesuai budgetlah, harus sesuai selera keluarga, harus bervariasi, dan banyak lagi.
Agar tidak membosankan, menu keluarga harus di susun sebaik mungkin. Baik dari variasi bahan, teknik pengolahan hingga cara penyajian. Berikut tips menyusun menu untuk kelurga yang bergizi dan tentunya lezat:
- Menu yang baik bukan cuma sesuai dengan selera keluarga, tetapi juga mengikuti kaidah 4 sehat.
- Ada baiknya menu disusun per bulan atau paling tidak per minggu. Dengan begitu kita bisa mengirit bahan makanan. Misalnya, bila Anda cuma membutuhkan 5 potong ayam untuk membuat ayam goreng mentega, misalnya, tentukan juga masakan ayam beberapa hari kemudian (contoh sup kembang tahu). Hingga sisa ayam yang tadi bisa digunakan untuk masakan tersebut.
- Penyusunan menu seminggu atau sebulan juga membuat kita tidak mengulang-ulang makanan yang sama supaya tidak membosankan keluarga.
- Biasanya 1 menu terdiri dari 3 masakan yaitu yang berkuah, tumisan, dan gorengan. Kalau yang berkuah sudah menggunakan protein hewani, tentu tumisannya berupa sayuran dan gorengannya berupa protein nabati. Tetapi bila waktu atau uang Anda tidak memungkinkan, menu bisa saja cuma terdiri dari 1 atau 2 macam masakan. Misalnya, tumis kangkung yang dibuat dari campuran kangkung, daging-dagingan, dan tempe.
- Variasi merupakan kunci penyusunan menu yang sukses. Bila hari pertama Anda sudah menyajikan masakan yang serba bening, keesokan hari sebaiknya menyuguhkan masakan yang berkecap, bersantan, atau bersaus. Begitu pula sebaliknya bila hari ini sudah menyajikan balado ikan, esok hari sajikan sup atau soto.
- Variasi juga menyangkut membuat bermacam-macam masakan dari satu bahan yang sama. Kangkung, contohnya. Tak cuma bisa ditumis. Bila minggu pertama Anda sudah menyuguhkan tumis kangkung, minggu berikutnya sajikan kangkung belacan, dua minggu kemudian asem-asem kangkung. Begitu juga dengan daging. Kalau minggu pertama sudah disajikan rendang, minggu berikut daging sebaiknya dibuat dendeng, berikutnya lagi daging dibuat soto.
Mengatur menu masakan untuk keluarga bisa menghemat pengeluaran rutin, selain itu bisa memastikan keluarga tercukupi kelengkapan nutrisinya. Bebas bingung, urusan belanja dapur pun lancar
Sumber: http://www.tiptrik.info, http://myhobbyblogs.com, http://perempuan.punyaweb.co.cc
Leave a Reply