Minta Perhatian dapat Pelajaran
Siang itu aku diberi tugas menunggu kedatangan keluarga Bung Hatta di depan rumah. Aku duduk di teras. Dan untuk terhindar dari kebosanan, aku membaca buku yang aku pinjam dari dr. Gusti Husaini (waktu itu mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), kami memanggilnya Uda Utjai. Dan sewaktu asyik membaca pocket book itulah Bung Hatta sekeluarga datang.
Lama sekali keluarga Bung Hatta di rumah Pak Tuoku itu, aku meneruskan lagi membaca buku itu untuk pengisi menunggu beliau sekeluarga pulang. Terang-terangan aku mengakui, kali ini aku ingin pula membuat impresi kepada pemimpin bangsa itu. Beberapa waktu kemudian, sambil berjalan pulang beliau menghampiriku, memegang bahuku dan berkata:
“Chalil masih membaca…, bagus ceritanya?”
“Bagus juga Oom, cerita cowboy.”
“Iya”, kata beliau sambil mengambil buku tersebut dari tanganku, membalik-baliknya, “Tapi apakah tidak ada bacaan lain yang lebih berguna dari ini?”
Waduh mak, merah mukaku, malu betul aku. Akan tetapi inti pengajaran yang mencakup dalam pembicaraanku dengan beliau itu tetap berkesan dalam hatiku sampai saat ini, dan di belakang hari banyak menolongku dalam menemukan kepribadianku. Aku harus memilih mengerjakan pekerjaan yang lebih berguna dan lebih baik dari beberapa hal yang harus kukerjakan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Chalil Baridjambek, Pribadi Manusia Hatta, Seri 3, Yayasan Hatta, Juli 2002
Leave a Reply