Modal Amblas, Ratusan Koperasi Gulung Tikar
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini, terdapat 274 koperasi berbadan usaha tutup karena kalah bersaing dengan Perbankan. Menurut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Malang, Tri Rachmi Nuswantari, ke 274 koperasi tersebut gulung tikar setelah terkena kredit macet atau kehabisan odal. “Koperasi kalah bersaing dengan kredit lunak Perbankan,” katanya, Rabu (6/5).
Ke 274 koperasi itu diketahui tutup karena tidak ada laporan kegiatan kegiatan, seperti rapat anggota tahunan. Sebagian besar koperasi yang tutup adalah koperasi yang berbasis pada simpan-pinjam. “Kantor koperasi yang bubar ini sudah tidak diketahui alamatnya lagi,” ujarnya.
Dinas Koperasi akan memetakan ke 274 koperasi untuk mengetahui mana koperasi yang masih bisa dihidupkan kembali dan mana koperasi yang sudah tidak mungkin dihidupkan. Untuk koperasi yang masih mungkin dihidupkan kembali, Dinas Koperasi akan berusaha menyehatkan kembali ratusan koperasi yang sudah tutup tersebut dengan menyuntikkan dana pinjaman dari perbankan dan membenahi organisasi bekerjasama dengan Dewan Koperasi Daerah.
Sedangkan untuk koperasi yang tak mungkin ditolong lagi, Dinas Koperasi akan mencabut izin badan usaha. Dinas Koperasi kemudian akan memberikan izin badan usaha kepada koperasi yang saat ini masih berstatus pra-koperasi.
Berdasarkan data di Dinas Koperasi dan UKM, jumlah koperasi di Kota Malang hingga 2008 sebanyak 648 koperasi. Dari jumlah, modal yang bisa dihimpun mencapai Rp 262 miliar yang berasal dari modal sendiri sebanyak Rp 130 miliar dan modal umum sebesar Rp 136 miliar. Ke 648 koperasi tersebut mempunyai jumlah anggota sebanyak 106.556 orang dan jumlah pegawai sebanyak 1.301 orang.
(Tempointeraktif.com, 06 Mei 2009, BIBIN BINTARIADI)
Leave a Reply