Museum Jawa Timur
Museum Negeri Mpu Tantular
Latar Belakang dan Sejarah: Museum Mpu Tantular merupakan kelanjutan dari Stedelijk Historisch Museum Soerabaia yang didirikan oleh Von Faber, seorang kolektor berkebangsaan Jerman yang sudah menjadi warga Surabaya. Usaha Von Faber untuk mendirikan museum ini sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 1922, tetapi baru tahun 1933 bisa terwujud. Pembukaannya secara resmi dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 1937. Museum ini pada mulanya terletak di Raadhius Ketabang, kemudian pindah ke Jl. Tegalsari kemudian pindah ke Jl. Pemuda 3 Surabaya, lalu pindah lagi ke Jl. Taman Mayangkara 6 Surabaya, selanjutnya pada tanggal 14 Mei 2004 menempati lokasi tetap di Jl. Raya Buduran, Sidoarjo.
Lokasi: Jl. Raya Buduran - Jembatan Layang Sidoarjo, telp. 031-8056688.
Koleksi: Arkeologi, Etnografi, Keramik, Numismatik, Seni rupa, Geologi, Biologi, Histori, Filologi, dan Teknologi.
Jadwal Kunjungan: Senin s.d. Kamis 08.00 - 15.00, Jumat 07.00 - 14.00, Sabtu 08.00 - 12.30, Minggu 08.00 - 13.30.
Museum Brawijaya
Latar Belakang dan Sejarah: Museum Brawijaya dibangun atas prakarsa Brigjen TNI (Purn) Soerachman Pangdam VIII/BRW Tahun 1959-1962. Museum dibangun tahun 1967 dan diresmikan tanggal 4 Mei 1968 oleh Kolonel (Purn) Dr. Soewondo Pangdam VIII/BRW tahun 1952. Museum didirikan dengan melatarbelakangi perjuangan TKR dan rakyat Jatim dari Agresi Militer Belanda I dan II. Museum ini dikelola oleh Komando Resort Militer 083 Malang.
Motto: “CITRA UTHA PANA CAKRA (cahaya yang membangkitkan semangat)”.
Lokasi: Jl. Ijen 25A Malang, telp. 0341-562 394.
Koleksi: benda-benda peninggalan sejarah perjuangan 45 dan Orde Baru yang terdiri dari senjata, heraldika, numismatika, keramik, meuble, alat transportasi, alat musik militer, alat komunikasi, visual, dan tekstil. Koleksi-koleksi ini dilengkapi dengan keterangan (identitas dan diskripsinya).
Program: pameran lukisan, ceramah, diskusi, penerbitan, dan lomba.
Jadwal kunjungan: Senin s.d. Sabtu 08.00 - 14.00, Minggu/libur nasional 08.00 - 15.00.
Museum Sunan Drajat
Latar Belakang dan Sejarah: didirikan pada tahun 1992 oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk menambah wawasan khasanah Budaya bangsa khususnya kebudayaan Islam. Tugas Museum Sunan Drajat adalah mengumpulkan dan merawat koleksi benda bersejarah, khususnya peninggalan sejarah Sunan Drajat.
Lokasi: Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Koleksi: koleksi yang menggambarkan penyebaran agama Islam di Pulau Jawa.
Jadwal Kunjungan: setiap hari.
Museum Sepuluh November
Latar Belakang dan Sejarah: dibangun tanggal 10 November 1994 dan diresmikan tanggal 19 Februari 2000, oleh K.H. Abdurahman Wachid (presiden RI saat itu). Museum Sepuluh November didirikan untuk melengkapi fasilitas informasi kepahlawanan pemuda Surabaya yang diabadikan melalui Tugu Pahlawan yang didirikan tanggal 10 November 1951.
Lokasi Museum: Jl. Pahlawan Surabaya, telp. 031-3671100.
Koleksi: Relief, Patung pahlawan, Diorama statis, Hall of Fame, Buku hadiah, Panji-panji ibu tentara, Foto sejarah, Sosiodrama Bung Tomo, Replika bambu runcing, senjata, Gelas, Kongres BPRI, Patung pahlawan tak dikenal.
Program Museum: pameran khusus, museum keliling dan lomba/festival.
Jadwal kunjungan: Selasa s.d. Minggu.
Museum Pusat Informasi Majapahit
Latar Belakang dan Sejarah: didirikan pada tanggal 24 April 1924 oleh R.A.A. Kromodjoyo Adinegoro dan Ir. Henrry Maclaine Pont sebagai Lembaga OVM (Oudheidkundige Vereeenein Majapahit). Pada tahun 1926 terbuka untuk umum dengan nama Museum Purbakala Trowulan bertempat di Jalan Raya Surabaya - Jombang Km.13. Pada tahun 1987 dipindahkan ke Gedung Baru dengan nama Balai Penyelamatan Arkeologi (BPA) dan pada tanggal 1 Januari 2007 diganti nama menjadi Pusat Informasi Majapahit.
Lokasi Museum: Dusun Unggahan, Trowulan Mojokerto,telp. 0321-495515 Fax. 0321-495515.
Koleksi: arkeologi, hasil penggalian pada Situs Kerajaan Majapahit.
Program Museum: pameran keliling, ceramah, diskusi, workshop, seminar, penyuluhan, penelitian, penerbitan, dan lomba/festival. Selain pameran keliling dan penyuluhan, program museum lain nya dilakukan dengan sifat insidentil.
Jadwal Kunjungan: Selasa s.d. Minggu 07.00 - 16.00.
Museum Panataran
Latar Belakang dan Sejarah: Museum Penataran semula merupakan Balai Penyelamatan yang terletak di depan pendopo Kab. Blitar. Untuk memaksimalkan fungsi museum dan pemanfaatannya koleksinya untuk pendidikan, penelitian, dan pariwisata budaya maka pada tahun 1997 Pemda Kabupaten Blitar dengan SPSP Jawa Timur memindahkan koleksi Arca dari Blitar menjadi Museum Penataran.
Koleksi: Arkeologi, Etnografi, dan Numismatik.
Jadwal Kunjungan: Selasa s.d. Kamis 08.00 - 14.00, Jumat 08.00 - 11.00, Sabtu 08.00 - 14.00, Minggu 08.00 - 14.00.
Museum Mpu Purwa
Latar Belakang dan Sejarah: Pemerintah daerah Kota Malang melalui Depdikbud sejak tahun 1980 berupaya menyelamatkan benda-benda purbakala peninggalan abad VIII M, sampai tahun 50-an. Tempat yang digunakan tersebar di rumah makan, DPU, Perpustakaan Umum, dan Taman Senaputra. Tahun 2001 Pemerintah melalui Dinas Pendidikan menetapkan bekas bangunan SDN Mojolangu sebagai Balai Penyelamatan Benda Purbakala.Tahun 2004, tepatnya tanggal 2 Mei 2004 diresmikan oleh Walikota Malang dengan nama “Mpu Purwa”.
Lokasi: Jl. Sukarno Hatta Mijs Kota Malang, telp. 0341-404515.
Koleksi: benda-benda peninggalan purbakala.
Program: penyuluhan dan penerbitan.
Jadwal kunjungan: Senin s.d. Sabtu
Museum Kesehatan
Latar Belakang: Museum Kesehatan dirintis oleh DR.Dr. Haryadi Soeparto, DOR, M.Sc pada tahun 1990-an. Pada tanggal 14 September 2004 Menteri Kesehatan RI meresmikan Museum Kesehatan melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1012/MENKES/SK/IX/2004 dengan nama Museum Kesehatan dr. Adhyatma, MPH.
Lokasi: Jl. Indrapura 17 Surabaya 60176, telp. 031-3528748, Fax. 031-3528749.
Koleksi: koleksi perkembangan alat-alat kesehatan dan manfaatnya untuk pengkajian dan penelitian.
Program: pameran khusus, pameran keliling, ceramah, diskusi, penelitian, penerbitan, dan lomba.
Jadwal kunjungan: Senin s.d. Jumat 09.00 - 15.00.
Museum Kambang Putih
Latar Belakang dan Sejarah: Tuban yang telah dikenal sejak zaman Majapahit, jelas banyak sekali menyimpan peninggalan nenek moyang baik di laut maupun di darat. Dengan tujuan menyelamatkan benda-benda tersebut dari pencurian, maka masyarakat dan pejabat daerah Tuban merealisir adanya museum daerah ini.
Lokasi Museum: Jl. Kartini No.3, Tuban, telp. 0356 - 321015, Fax. 0356 - 321015.
Koleksi: Numismatik, Kesenian, Etnografi, Arkeologi, Sejarah, Pra Sejarah, Senjata, semua koleksi tersebut hasil temuan di daerah Tuban.
Program: pameran khusus, pameran keliling, ceramah, diskusi, seminar, penyuluhan, penelitian, bimbingan keliling, penerbitan, dan lomba/festival.
Jadwal Kunjungan: Minggu s.d. Kamis 07.00 - 15.00, Jumat 07.00 s.d. 11.00, Sabtu 07.00 s.d. 12.00.

Leave a Reply