PAKO Sekolah Kartun
PAKO Sekolah Kartun adalah sekolah yang mempunyai satu keinginan menjadikan anak Indonesia Pintar, Aktif, Kreatif, dan Optimis melalui media Kartun Indonesia. Hadir oleh karena keprihatinan Ary Sudjatmiko dan Antonia Stefanie melihat perkembangan Kartun Indonesia yang nyaris mati padahal potensi kreatif anak Indonesia sangatlah luar biasa.
Terletak di tengah dinginnya kota Malang PAKO hadir menyajikan wacana tentang dunia kartun Anak Indonesia yang sarat makna edukasi yang menampilkan citra diri positif sebagai seorang Anak Indonesia.
Kalau kita berkunjung ke Sanggar PAKO di stan Malang Tempo Doeloe, kita akan merasakan benar-benar nuansa kartun sejak pertama kali kita menginjakkan kaki di Pelatarannya. Mau tahu kenapa? karena sejak dari pelatarannya kita sudah disambut oleh Maskot dari Sekolah Kartun “PAKO” yang lucu dan imut ini, makin masuk kedalam makin kental nuansa kartun yang identik dengan kebebasan dan kelucuannya melalui media gambar dalam media kanvas dengan berbagai ukuran, ditambah lagi karya dari siswa-siswinya yang dipublikasikan. Ternyata tidak hanya itu saja yang disuguhkan oleh sanggar PAKO, staf pengajar dan media yang digunakan untuk menggambar benar-benar didesain khusus untuk menggambar Kartun jadi pas banget kalau semua orang di PAKO berpendapat “Tidak ada satu orang pun dalam dunia ini yang tidak bisa menggambar, karena menggambar itu mudah” wah..wah..seru khan!
Kegiatan yang diikuti oleh siswa bukan hanya menggambar saja tapi juga diajarkan tentang empati, kerjasama, dan peduli Global Warming, mau tau bentuknya? Bulan April yang lalu siswa-siswi PAKO mengadakan lomba Membuat Patung Kartun dari Bahan Daur Ulang dalam Rangka Pameran Edukasi bersama Sentra Heritage, dan membuat cerita di atas kertas yang terbuat dari jerami yang dialasi sulaman daun pandan. Ternyata bukan orang yang tua-tua aja yang peduli Global Warming, anak-anak PAKO juga lho…
Dengan hadirnya media ini PAKO ingin membangun Komunitas Kartun Indonesia yang benar-benar mempunyai ciri indonesia.











thank you buat bahasannya