Pembukaan Festival Malang Kembali IV
Yayasan Inggil yang diketuai oleh Dwi Cahyono dan Pemerintah Kota Malang menggelar Festival Malang Kembali (FMK) IV dengan mengambil tema “Rekontruksi Jati Diri” menghadirkan suasana Malang tahun 1938-1985. Festival Malang Kembali merupakan wisata kota dan sekaligus menjadi daya tarik tersendiri yang diikuti oleh 400 peserta pada tanggal 21-24 Mei 2009 di sepanjang Jl. Ijen Kota Malang. Tujuan digelarnya festival ini adalah untuk merekonstruksi kembali sejarah kota Malang tempo dulu.
Pada hari Kamis 21 Mei 2009, Festival Malang Kembali atau yang dikenal dengan Malang Tempo Doeloe secara resmi dibuka. Acara pembukaan diselenggarakan di Pendopo Agung yang terletak di depan Musium Brawijaya. Walaupun sebelum acara dimulai sempat diguyur hujan, tetapi acara pembukaan berlangsung cukup ramai dengan semangat dan antusias warga kota Malang dan sekitarnya.
Acara pembukaan dimulai dengan menghadirkan tari-tarian kesenian daerah. Sambutan yang pertama adalah laporan panitia penyelenggara Festival Malang Kembali yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dra. Rr. Diana Ina Wahyu H, M. Si. Beliau memaparkan jumlah peserta yang ikut memeriahkan acara ini, yaitu 238 stan makanan dan 60 stan kerajinan.
Sambutan kedua yaitu dari Direktorat Jendral Nilai Budaya, Seni, dan Film yang diwakili oleh Dra. Istiasih, M. Si. Sebelum sambutan dimulai, Direktorat Jendral Nilai Budaya, Seni, dan Film mempersembahkan teater yang berjudul “Merdeka atau Mati” yang dilanjutkan dengan pemutaran film Kota Malang mulai tahun 1938 sampai dengan tahun 1958.
Sambutan ketiga dari Walikota Malang Drs. Peni Suprapto M. AP yang sekaligus merupakan acara puncak pembukaan Festival Malang Kembali, yang ditandai dengan pemukulan rebana. Pada sambutannya Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh warga Malang pada umumnya, sehingga kota Malang berhasil memperoleh penghargaan baik lokal, nasional, maupun internasional.
Sebagai ucapan terimakasih, Walikota Malang memberikan kenang-kenangan secara simbolik berupa miniatur balai kota Malang kepada Delegasi Dewan Kesenian yang diwakili oleh Aceh dan Nusa Tenggara Barat (NTB), serta negara sahabat yang magang di Yayasan Inggil yaitu diwakili oleh Philipina dan Hongkong.
Puncak dari acara pembukaan Festival Malang Kembali (FMK) yaitu Walikota Malang beserta jajaran mengelilingi seluruh area festival dengan menggunakan mobil Jeep Wilis (Hardtop) yang disediakan panitia.
Galeri Foto Pembukaan Festival Malang Kembali IV















Leave a Reply