Pembukaan Festival Malang Kembali V
Indonesia memiliki berbagai macam ragam khasanah budaya yang tidak dimiliki oleh bangsa yang lainnya. Berbekal dengan niat luhur untuk melestarikan budaya bangsa ini, Pemerintah Kota Malang menggelar Festival Malang Kembali V yang dipusatkan di Jl. Besar Ijen Malang tanggal 20-23 Mei 2010. Tema yang diangkat kali ini adalah Rekonstruksi Budaya Panji. Mengapa tema budaya Panji yang diangkat dalam Festival Malang Kembali pada tahun ini? Karena Panji adalah sosok yang banyak yang memberikan budaya kepada Jawa Timur pada khususnya dan kepada bangsa Indonesia pada umumnya lewat cerita, nasihat, dan perbuatan yang sangat menghargai alam. Sebut saja salah satu cerita rakyat seperti Ande-ande Lumut adalah turunan cerita ini.
Acara pembukaan diadakan pada hari Kamis 23 Mei 2010 di Zona Panggung Utama dan dihadiri oleh pejabat, tokoh masyarakat, dan undangan khusus seperti finalis Cak dan Ning Surabaya. Ada hal yang menarik dalam acara pembukaan ini yaitu setiap undangan yang hadir diberikan kentongan yang dibagikan oleh panitia. Sebelum acara pembukaan dimulai, diisi dengan berbagai macam kesenian seperti tari Gading Alit dan gendingan yang dibawakan oleh PPST (Paguyuban Pecinta Seni dan Tradisi) Malang, yang anggotanya banyak didominasi oleh murid-murid dari SMP 4 dan SMA 7 Malang. Untuk acara yang pertama yaitu sambutan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang yaitu Dra. RR. Diana Ina Wahyu, M.Si. Beliau memaparkan sebelum acara pembukaan ini dimulai, pada sore harinya telah diadakan tari massal yang diikuti oleh 2.000 anak dari Taman Kanak-Kanak yang ada di Kota Malang dan juga beliau memaparkan bahwa acara pembukaan ini dihadiri oleh perwakilan dari negara sahabat seperti Jepang dan 20 orang dari Amerika Serikat yang akan mengadakan penelitian tentang budaya Panji.
Acara yang kedua yaitu Rekonstruksi Budaya Panji seperti kisah Ande-ande Lumut, yang dibawakan setidaknya 70 orang dan disutradarai oleh Dwi Cahyono selaku Ketua Yayasan Inggil. Acara ketiga yaitu sambutan dari Walikota Malang Drs. Peni Suparto, M.AP. Dalam sambutannya beliau memaparkan dengan diadakannya Festival Malang Kembali V, dapat meningkatkan penghasilan dari para pedagang serta penjual makanan yang ada di Kota Malang. Setelah itu acara dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang dibacakan oleh Sri Rahayu Budiarti. Acara yang kelima yaitu sambutan dari Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul. Dalam sambutannya beliau memaparkan bahwa kentongan tidak dimiliki oleh negara lain dan hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa sebagai anak bangsa, kita harus selalu menghargai warisan dari nenek moyang kita. Setelah selesai memberikan sambutannya tepat pada pukul 21.15 WIB, Saifullah Yusuf membuka Festival Malang Kembali V, yang ditandai dengan pemukulan kentongan dan disambut dengan meriah oleh undangan serta masyarakat yang hadir.
Setelah selesai memukul kentongan, acara dilanjutkan dengan memberikan penghargaan kepada para penggiat seni yang ada di Kota Malang, yang diberikan oleh Dwi Cahyono kepada salah satu perwakilan seniman. Puncak dari acara pembukaan Festival Malang Kembali V yaitu Wakil Gubernur Jawa Timur, Walikota Malang beserta jajaran mengelilingi seluruh areal festival dengan menggunakan kereta kencana yang disediakan oleh panitia.


















bro.. punya vidionya ngak… yang no 16…