Pemrakarsa Berdirinya BNI
Bung Hatta senantiasa memikirkan perkembangan perekonomian negara dan kesejahteraan rakyat. Karena itu beliau mendorong Pemerintah Republik Indonesia yang pertama untuk segera melengkapi dan memperkuat segala aparat-aparat pemerintah dalam bidang perekonomian dan keuangan, di antaranya mendorong untuk segera mendirikan suatu bank sentral Republik Indonesia yang akan bernama Bank Negara Indonesia.
Di bawah bimbingan beliau saya mendapatkan kehormatan mendampingi Pak Margono Djojohadikusumo yang ditugaskan Pemerintah Republik Indonesia untuk membentuk bank sentral tersebut. Karena strategi Pemerintah Republik Indonesia pada waktu itu adalah memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Yogyakarta, maka hampir seluruh lembaga Pemerintah Pusat berpindah pula ke Yogyakarta. Saya sendiri ikut pindah ke Yogyakarta melanjutkan persiapan pendirian Bank Negara Indonesia, dan senantiasa berada di bawah bimbingan dan pimpinan Bung Hatta.
Untuk mempermudah pelaksanaan pendirian bank sentral tersebut, selain sebagai direktur sekretaris Bank Negara Indonesia yang akan didirikan itu, saya juga diangkat sebagai anggota Staf Wakil Presiden, senantiasa dapat mengikuti perjalanan wakil presiden ke daerah-daerah di Jawa dan Sumatera.
Pada tiap-tiap kesempatan wakil presiden memberikan arahan untuk memperkokoh kedudukan Republik Indonesia, yang pada hakekatnya masih dalam revolusi.
Rencana pendirian Bank Negara Indonesia sebagai bank sentral yang pertama diperkenalkan kepada seluruh masyarakat, dengan mendirikan kantor-kantor cabang. Pada umumnya kantor-kantor cabang itu dibangun di tempat-tempat yang sudah ada sejak De Javasche Bank (Bank di masa pemerintahan Belanda), yang kemudian telah diubah pula menjadi bank-bank Jepang.
Mr. A. Karim, Pribadi Manusia Hatta, Seri 7, Yayasan Hatta, Juli 2002
Leave a Reply