Penerbitan Prangko “Peduli Lingkungan” dalam Rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Siaran Pers No. 66/DJPT.1/KOMINFO/6/2008
Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (dengan didampingi Menteri Kominfo Moh. Nuh dan Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar) pada 5 Juni 2008 telah menandatangani Sampul Hari Pertama (SHP) Perangko “Peduli Lingkungan” di Istana Negara dalam rangkaian acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Acara ini dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu, dua mantan menteri Lingkungan Hidup, sejumlah pejabat tinggi negara, beberapa duta besar, dan kepala perwakilan organisasi-organisasi internasional di Indonesia serta beberapa tokoh masyarakat, bupati dan walikota yang memperoleh penghargaan lingkungan hidup. Tema hari lingkungan hidup tahun 2008 yang ditetapkan oleh UNEP (United Nations Environment Programme/Badan Lingkungan Hidup Dunia) adalah “Co2 Kick The Habit, Toward a Low Carbon Economy”, dan kemudian disesuaikan dengan kondisi di Indonesia tema itu menjadi “Ubah Perilaku dan Cegah Pencemaran Lingkungan”. Penerbitan dan penandatanganan prangko dalam rangka peringatan lingkungan hidup ini bukan untuk yang pertama kalinya, namun selalu rutin dilakukan atas kerja sama Ditjen Postel (bersama PT Pos Indonesia) dengan Kementerian Negara Lingkungan Hidup sejak beberapa tahun yang lalu. Tahun ini menjadi lebih khusus karena bertepatan momentumnya dengan situasi ketika pemerintah bersama PBB serta para pegiat lingkungan hidup nasional dan internasional telah sukses menyelenggarakan United Nations Climate Change Conference di Bali pada tanggal 3 s.d. 14 Desember 2008. Momentum tersebut telah mulai menyadarkan kembali, dalam pidatonya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa kerusakan lingkungan hidup dan beberapa musibah bencana alam di Indonesia yang sudah berlangsung cukup lama ini harus segera ditanggulangi.
Leave a Reply