Perkuat Proses Belajar dengan Mengulangnya Kembali
Informasi baru menghujani otak setiap menit, tetapi hanya sedikit yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Guru tidak boleh beranggapan bahwa otak murid memproses dan menyimpan setiap hal yang penting dari pelajaran atau beranggapan bahwa otak murid menyimpan pengetahuan baru dengan benar. Jika apa yang Anda ajarkan sebelumnya penting bagi murid, luangkan beberapa waktu untuk mengulangnya. Mengulangi sebuah topik (meskipun secara ringkas) akan mengingatkan murid bahwa mereka memproses informasi, membantu mereka memastikan fakta apa yang tidak cocok dengan apa yang tersimpan dalam otak, dan menekankan konsep mana yang penting. Jadwalkan pembahasan harian.
Saran:
Peta pikiran: dalam kelompok beranggotakan tiga atau empat orang, murid diminta membuat peta pikiran apa yang mereka pelajari kemarin. Kemudian, pisahkan mereka dan minta mereka berjalan mengelilingi ruangan untuk melihat peta pikiran kelompok lain, mencari gagasan yang mereka lupakan, dan kembali untuk menambahkan gagasan itu ke dalam peta pikiran mereka sendiri.
Membahas pelajaran sambil bermain piring terbang: berdirilah dalam bentuk lingkaran dan lemparkan sebuah frisbee. Siapa pun yang menangkapnya wajib mengucapkan satu hal yang mereka pelajari pada pelajaran sebelumnya atau mengaitkan pelajaran terakhir dengan gagasan atau konsep lain.
Membahas pelajaran sambil berdiri: lakukan pembahasan topik sambil berdiri. Ada banyak cara untuk melakukannya: minta murid menutup mata, mainkan musik, minta bergerak, beri tugas berpasangan atau permainan dengan kata-kata yang dilafalkan secara cepat (seorang murid mengucapkan sepatah kata dari pelajaran sebelumnya, sementara temannya mengungkapkan kata apa saja yang pertama kali terlintas dalam pikirannya tentang topik itu.
Kulakukan dengan caraku: tulislah sebuah lirik lagu terkenal dan bagikan kepada murid, dengan tugas menyalin kembali lirik-lirik itu menggunakan istilah kunci dan elemen dari pelajaran sebelumnya. Atau, tulis kembali lirik itu sebagai tugas kelompok dan minta murid menampilkannya pada kertas transparan saat setiap orang menyanyikan lagu itu keras-keras.
Sumber: Rahasia Otak Cemerlang, Eric Jansen
bisa karena terbiasa…!