Pestisida Alami dan Kompor Tenaga Matahari
Hidup sehat selaras dengan alam adalah suatu bentuk kegiatan yang dewasa ini banyak digalakkan dan didengungkan. Berbagai artikel serta ajakan, banyak yang berhubungan tentang perlunya menjaga kesehatan. Tidak hanya itu pemanfaatan sumber energi alternatif selain migas masih terus diupayakan. Berbekal kepada itu semua, maka kehidupan yang sarat penghargaan terhadap alam sekitar harus diajarkan sejak dini. Hal ini dapat kami temukan saat mengunjungi Festival Malang Kembali V dengan tema Rekonstruksi Budaya Panji. Betapa tidak, dari cerita sosok Panji yang begitu melegenda ternyata banyak memberikan inspirasi bagi kehidupan. Tidak hanya lewat nasihat, tetapi juga kepada kebiasaan hidup yang menghargai alam.
Salah satu contohnya adalah penggunaan pestisida dan pupuk alami serta pemanfaatan kompor dari tenaga matahari di stan milik Kaliandra. Di sini kami dijelaskan tentang bagaimana membuat pestisida dan pupuk alami untuk berbagai macam tanaman, yaitu:
1. Pestisida alami (segala macam jenis tanaman)
Bahan: temu hitam, kencur, dan kunyit.
Cara membuat:
a. Bahan-bahan tersebut ditumbuk atau diparut.
b. Ambil sarinya dan siap digunakan.
2. Pestisida dari tanaman kucai (untuk tanaman kemangi dan timun)
Bahan: beberapa helai tanaman kucai.
Cara membuat:
a. Ambil beberapa helai tanaman kucai.
b. Potong kecil-kecil.
c. Masukkan ke dalam ember yang telah diisi dengan air.
d. Tunggu beberapa saat, setelah dingin siap digunakan.
3. Pupuk cair alami (untuk tanaman polong-polongan)
Bahan: daun paitan, daun dadap, dan kotoran hewan.
Cara membuat:
a. Daun paitan, daun dadap, kotoran hewan, dan air dicampur menjadi satu dalam ember dengan perbandingan 1:1.
b. Rendam selama 1 minggu.
c. Saring, dan siap digunakan.
Ada juga pestisida alami yang berasal dari tanaman gamal dan umbi gadung. Selain itu air kencing kelinci dapat digunakan sebagai pupuk alami pada tanaman sawi. Setelah puas mendapatkan penjelasan tentang bagaimana membuat pupuk serta pestisida alami, kami pun mendapat penjelasan tentang bagaimana memasak makanan dengan kompor tenaga matahari.
Pada kompor tenaga matahari terdapat 1 kotak utama (tempat meletakkan peralatan masak) dan 2 tutup. Proses pertama dalam pembuatan kompor ini adalah pembuatan kotak utama dari triplek. Setelah selesai membuat kotak utama, lapisi bagian dalam dengan aluminium yang dicat hitam. Kemudian buat tutup pertama dari kaca bening. Selanjutnya adalah pembuatan tutup kedua dari aluminium foil. Setelah itu satukan bagian-bagian tersebut dengan menggunakan engsel.
Cara menggunakan kompor ini adalah:
1. Masukkan peralatan masak (panci) yang harus dicat hitam ke dalam kotak utama.
2. Tutup kotak tersebut dengan menggunakan tutup pertama.
3. Letakkan kompor tersebut di bawah sinar matahari.
4. Atur sudut pantulan sinar matahari antara tutup kedua dengan kotak utama.
Setelah kami puas mendengar penjelasan yang telah diberikan, kami merasa bangga bahwa tanah air Indonesia tercinta kaya akan berbagai sumber daya alamnya. Oleh karena itu, sebagai anak bangsa ini, kita harus mampu menjaga serta memelihara anugerah yang telah diberikan TUHAN kepada kita, agar jangan sampai terenggut oleh bangsa lain. Nah, jika Anda tertarik untuk lebih mengenal Indonesia beserta keanekaragamannya, Anda bisa datang di Kaliandra S.E.J.A.T.I yang berlokasi di Dsn. Gamoh Dayurejo Prigen Jawa Timur.





Leave a Reply