Ritual Mandi
Mandi adalah kegiatan rutin sehari-hari yang bermanfaat positif bagi jiwa kita. Tapi seringkali, kita tidak menyadarinya. Pernahkah Anda menyadari betapa rileksnya diri Anda setelah mandi? Pernahkah Anda menyadari bahwa tubuh yang segar setelah mandi dapat membuat Anda bersemangat lagi?
Kebanyakan orang tidak akan tahan tidak mandi selama berbulan-bulan. Siapa pun tidak dianjurkan untuk tidak mandi. Jadi, buatlah diri Anda senyaman mungkin sementara sedang mandi. Gunakan suhu air yang sesuai. Jangan pernah pelit dalam memakai colognes dan deodorant. Jangan pernah terburu-buru ketika mandi. Gunakan waktu mandi sebagai saat-saat yang paling tepat untuk melepaskan segala beban, entah beban pekerjaan, beban sosial, atau beban psikologi lainnya.
Mandi pada saat sebelum tidur, dapat mempercepat datangnya kantuk. Tapi Anda harus selalu ingat bahwa mandi seharusnya menjadi kegiatan yang lembut, menyenangkan, dan memuaskan. Anggap saja mandi sebagai sebuah ritual yang menyegarkan bukan saja tubuh, tetapi juga jiwa Anda. Ritual mandi yang menyenangkan akan membantu Anda untuk rileks, mengeyahkan rasa gugup atau nervous, sehingga cukup nyaman dan rileks untuk beristirahat.
Kebiasaan orang mandi adalah dengan cara langsung mengguyur badan secara keseluruhan. Kebiasaan mandi seperti ini akan merugikan kesehatan badan, terutama berkaitan dengan masalah masuk angin dan influensa. Dengan cara mandi seperti ini akan menyebabkan hawa panas tubuh terperangkap di dalam badan yang akan menyebabkan keseimbangan hawa panas dalam tubuh dan hawa dingin menjadi terganggu. Berikut ini cara mandi yang benar yang dapat membantu meningkatkan kesehatan Anda, terutama yang sering terserang masuk angin dan influensa.
Cara memulai mandi yang benar, dengan urutan sebagai berikut :
- Menyiram mulai dari ujung jari kaki (kanan dan kiri) ke arah atas sampai lutut;
- Menyiram mulai dari lutut (kanan dan kiri) ke arah atas sampai bagian perut;
- Menyiram mulai dari bagian perut ke arah atas sampai pundak;
- Menyiram mulai jari ujung jari tangan (kanan dan kiri) sampai ke pundak;
- Menyiram mulai dari bagian leher ke arah atas sampai kepala;
- Menyikat gigi.
Urutan kegiatan seperti tersebut di atas harus berurutan dari 1 sampai 6 dan masing-masing dilakukan sebanyak minimal 3 (tiga) kali kecuali menyikat gigi. Memulai mandi dari bagian bawah terlebih dahulu dimaksudkan agar hawa panas tubuh terangkat ke bagian atas tubuh dan akhirnya akan terbuang keluar melalui lubang-lubang (rongga) tubuh bagian atas seperti mulut, hidung, dan telinga.
Pada saat menyiram bagian perut dan bagian dada (urutan 3 dan 4) biasanya kita akan merasakan merinding, hal ini disebabkan oleh bergeraknya hawa panas tubuh dari bagian bawah badan ke bagian atas. Pada saat menyiram kepala, orang yang mandi akan merasa sedikit pusing. Rasa pusing ini disebabkan oleh keluarnya hawa panas tubuh melalui rongga bagian atas seperti mulut, hidung, dan telinga. Setelah itu baru kita menyikat gigi.
Bila kegiatan mandi ini dilaksanakan terus menerus (konsisten), maka kira-kira dalam waktu 2 (dua) sampai 3 (tiga) bulan Anda akan merasakan manfaatnya, badan akan terasa segar, ringan dalam bergerak dan akan terhindar dari sakit influensa dan masuk angin.
Jangan lupa menjaga kesegaran wajah. Pakailah handuk yang basah dingin pada wajah Anda, diikuti dengan handuk basah hangat, dan menggunakannya beberapa kali akan mengurangi kelelahan.
Sumber:
Linda Bradford, Cara Hidup Santai ‘Relaksasi Sederhana di Tengah Kesibukan Anda’, Cakrawala, 2007
Berbagai sumber
Leave a Reply