Rumah Mungil Bukan Rumah Sempit
Rumah merupakan tempat istirahat setelah lelah seharian beraktivitas. Rumahku istanaku, istilah tersebut memang tepat untuk menggambarkan betapa rindunya kita akan rumah yang nyaman. Namun jika rumah terlalu kecil dan mungil dapatkah dibuat menjadi istana yang nyaman?
Memiliki rumah yang mungil bukan berarti anda tidak dapat menikmati kenyamanan. Kesan indah, rapi, dan lapang masih dapat anda dapatkan jika mengetahui triknya. Dengan siasat yang tepat, rumah kecil anda tidak terasa sempit dan terasa sumpek. Rumah mungil anda dapat memberi kenyamanan bagi anda dan keluarga.
Beberapa tips berikut dapat diterapkan untuk membuat ruang di dalam rumah menjadi lebih lapang. Hasilnya, anda akan menikmati suasana di dalam rumah yang lebih lega.
- Atap yang tinggi. Jika ruangan anda terbatas luasnya, dengan membuat atap lebih tinggi dapat memberi kesan ruang lebih lega karena adanya cukup ruang ke atas.
- Kurangi Sekat. Sekat antar ruangan dapat membuat rumah terasa tidak lapang. Untuk itu, anda dapat mengurangi penggunaan sekat. Misalnya menghilangkan sekat antara ruang makan dengan dapur.
- Cahaya. Ruangan yang terang dapat menjadi salah satu cara agar ruangan lebih terlihat luas. Maka, buatlah ruangan rumah anda dengan pencahayaan yang cukup terang.
- Warna cerah. Cat rumah, warna gorden atau furnitur sebaiknya menggunakan warna-warna yang terang. Warna putih pada tembok dapat menjadi salah satu pilihan untuk ruangan yang sempit. Atau jika anda ingin menggunakan wallpaper pada dinding, pilihlah wallpaper dengan motif kecil.
- Jendela besar. Agar pandangan lebih luas, anda dapat menggunakan jendela ukuran besar pada bagian depan rumah. Dengan demikian, penghuni rumah dapat melihat area yang luas di luar rumah dengan mudah seperti taman atau jalan. Hal ini akan memberi kesan luas.
- Cermin. Penggunaan cermin merupakan hal yang paling sering digunakan untuk memberi kesan luas pada ruangan. Dengan cermin, anda seolah-olah memiliki ruangan yang dua kali lebih besar karena pantulannya.
- Pilih Furnitur dengan Tepat. Jangan memilih furniture yang berat dan tebal. Kursi, meja atau rak harus disesuaikan pada rumah yang mungil. Terbatasnya ruangan, maka pilihlah furniture yang sederhana dan dalam ukuran yang kecil, pilih furnitur dengan warna yang menyerupai warna cat rumah anda. Selain menghemat tempat, ini juga dapat membuat kesesuaian yang baik dengan ukuran ruangan. Warna yang menyerupai cat tembok akan membuat kesan lebih luas. Anda dapat pula memilih furniture multi fungsi. Misalnya ranjang di mana pada bagian bawahnya dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Yang tidak kalah pentingnya adalah tata letak dari furniture. Dengan posisi letak yang tepat dapat memberi ruang kosong pada ruangan.
- Ruangan multi fungsi. Untuk menyiasati rumah agar dapat memenuhi fungsi yang ada, jadikan sebuah ruangan menjadi multi fungsi. Misalnya, ruangan tamu yang juga berfungsi menjadi ruang keluarga. Hal ini akan membuat ruangan lebih besar jika dilakukan penggabungan beberapa ruangan sekaligus.
- Manfaatkan ruang kosong. Anda dapat memanfaatkan setiap bagian di rumah anda yang masih kosong. Misalnya area di bawah tangga, biasanya kosong. Anda dapat meletakkan berbagai perlengkapan dan perkakas anda di area bawah tangga.
Rumah mungil juga harus sehat. Rumah merupakan tempat terapi kesehatan fisik dan mental penghuni, baik di kala sehat, dalam penyembuhan, atau tengah sakit. Rumah tempat relaksasi memulihkan kesegaran tubuh.
Krisis listrik dan tarif listrik yang terus naik harus diantisipasi dengan prioritas pemakaian perangkat listrik dan desain rumah hemat energi. Optimalisasi sinar matahari sebagai sumber pencahayaan alami rumah sepanjang pagi-sore hari dan sinar rembulan dan bintang di malam hari.
Halaman sempit dapat difungsikan sebagai taman resapan air (taman kering) dengan struktur sederhana dari bawah ke atas, batu apung, ijuk, koral, pasir kasar, dan tanah/koral/ kerikil, dengan ketebalan beragam sesuai kondisi tanah.
Yang paling memungkinkan, penanaman pohon di taman depan dibandingkan dengan taman belakang merupakan pemasok oksigen sekaligus memberikan keteduhan dan kesejukan kepada penghuni. Di pagi hari, penghuni tetap disarankan membuka jendela dan pintu untuk menjamin ketersediaan sinar matahari dan udara segar masuk menghangatkan ruang dan menggantikan udara pengap dalam rumah.
Rumah mungil akan lebih nyaman jika masalah ketersediaan dan kualitas air bersih yang diperoleh dari PAM, pompa tangan, atau pompa mesin diperhatikan dengan baik, apalagi jika terjadi kesulitan air bersih di musim kemarau. Lalu, bagaimana sistem pengelolaan sampah juga perlu dipelajari dengan cermat, apakah dikelola sendiri (daur ulang), atau disediakan tempat penampungan sementara.
Sumber: http://kumpulan.info, http://www.sekedarinfo.com, http://www.rumahdanproperti.com

Leave a Reply