Sego Jagung, Makanan Tempoe Doeloe yang Masih Eksis Hingga Sekarang
Menurut cerita turun temurun, jaman nenek moyang kita masih sulit untuk menikmati makanan dengan bahan beras. Mereka tidak setiap hari bisa makan nasi dari beras, lebih sering mereka makan makanan dari singkong atau jagung. Kala itu, mungkin beras hanya dinikmati oleh keluarga raja dan bangsawan. Salah satu makanan dari bahan jagung adalah sego jagung atau sego empog yaitu nasi yang terbuat dari jagung yang telah ditumbuk sehingga menjadi butiran-butiran kecil. Nasi ini biasanya dimakan dengan sayur lodeh dan urap-urap. Sayur lodeh adalah campuran tahu, tempe, dan cabe yang dimasak dengan santan.
Meskipun tidak se-populer jaman dahulu, tetapi nasi jagung masih dikenal sampai sekarang, terutama oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Sekarang nasi jagung dimakan dengan campuran nasi putih, karena kebanyakan orang sekarang akan sakit perut jika makan nasi jagung murni. Hal ini mungkin disebabkan karena tektur nasi jagung lebih keras dari nasi putih, sehingga kurang cocok bagi pencernaan orang yang biasa makan nasi putih. Nasi jagung sekarang sudah tidak sesederhana nasi jagung tempo dulu yang cukup dimakan dengan sayur lodeh dan urap-urap, variasi dan pilihan lauknya sekarang jauh lebih banyak.
Sebagai makanan tempo dulu, nasi jagung tidak pernah tertinggal dari daftar makanan yang mengisi beberapa stand di Festifal Malang Kembali mulai dari tahun pertama diadakan sampai sekarang. Salah satu penjual nasi jagung yang mengikuti kegiatan FMK adalah Mbak Mala dan kakaknya. Penjual nasi jagung dari Muharto Malang ini selalu setia mengikuti FMK mulai dari pertama kali diadakan sampai sekarang.
Karena nasi jagung adalah makanan rakyat maka harganya pun sangat merakyat alias sangat murah. Mbak Mala menjual satu porsi nasi jagung yang standar (nasi jagung+sayur lodeh+urap-urap+tahu/tempe/dadar jagung+ikan asin) dengan harga Rp 5.000,-. Jika pembeli ingin menambah lauk yang lain maka harganya akan ditambah sesuai dengan harga lauknya. Nah, bagi Anda yang belum pernah makan “makanan tempoe doeloe” ini, silahkan mencobanya. Jika FMK sudah selesai Anda bisa membelinya di warung-warung yang menyediakan nasi jagung atau sego empog. Biasanya di pasar-pasar tradisional masih banyak yang menjual makanan ini.






Sepertinya enak banget nih!