Sukun
Indonesia sebagai negara tropis kaya akan beraneka tumbuhan termasuk tanaman pangan. Salah satu tanaman pangan yang buahnya dapat dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat adalah sukun. Sukun termasuk dalam genus Artocarpus (famili Moraceae) yang hanya tumbuh di daerah panas dan lembap di kawasan Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik. Sebagian masyarakat mengenal tanaman sukun untuk diolah menjadi sukun goreng, sukun rebus, dan keripik sukun. Ada juga yang memanfaatkannya sebagai bahan baku tepung dan mi.
Buah sukun mengandung niasin, vitamin C, riboflavin, karbohidrat, kalium,
thiamin, natrium, kalsium, dan besi (Mustafa, A.M.,1998). Pada kulit kayunya ditemukan senyawa turunan flavanoid yang terprenilasi, yaitu artonol B dan sikloartobilosanton. Daun tanaman ini mengandung beberapa zat berkhasiat seperti asam hidrosianat, asetilcolin, tanin, riboflavin, dan sebagainya. Bunganya dapat diramu sebagai obat yakni untuk menyembuhkan sakit gigi.
Berikut ini beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan sukun:
Lever atau sakit kuning
Ambillah satu buah sukun, belah menjadi 4 potong kemudian direbus sampai mendidih. Minumlah sebanyak mungkin air rebusan tersebut selama dua minggu atau lebih maka penyakit lever akan sembuh. Jika buah sukun susah didapatkan maka daun sukun juga sangat berkhasiat menyembuhkan lever, caranya adalah ambil 10 helai daun sukun yang sudah tua berwarna kuning, rebus sampai mendidih hingga warna air rebusan seperti warna teh. Air rebusan tersebut siap diminum dan diminum selama 2 minggu.
Jantung
Daun sukun juga bisa untuk mengobati penyakit jantung. Caranya, ambillah
satu lembar daun sukun tua yang masih menempel di pohon. Cuci sampai bersih, lalu dijemur hingga kering. Setelah itu, rebus dengan lima gelas air sampai mendidih dan sisakan hingga setengahnya. Langkah selanjutnya adalah tambahkan 5 gelas air lagi. Saring, dan siap diminum. Air rebusan tersebut harus habis, tidak diperbolehkan disisakan untuk esok hari.
Selain digunakan sebagai obat, daunnya dapat digunakan untuk pakan ternak. Bahkan di negara India, ramuan daunnya dipercaya dapat menurunkan tekanan darah dan meringankan asma.
Bila dibandingkan dengan tanaman pangan sumber karbohidrat lainnya, sukun memiliki keunggulan, yaitu kandungan protein sukun lebih tinggi daripada ubi kayu. Begitu pula kandungan karbohidratnya, lebih tinggi dari ubi jalar atau kentang. Dalam bentuk tepung, nilai gizinya setara dengan beras. Buah sukun dapat digunakan sebagai pilihan dalam diet rendah kalori, hal ini dikarenakan kandungan kalori yang terkandung di dalamnya lebih rendah dibandingkan beras, namun memiliki vitamin dan mineral yang lebih lengkap. Nah, jangan ragu lagi untuk mencoba makanan dari olahan sukun. Selamat mencoba.
Sumber: http://ccrcfarmasiugm.wordpress.com
http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine
Leave a Reply