Tarian Tradisional Bersifat Magis: Lukah Gilo
Indonesia kaya akan berbagai macam seni dan budaya. Diantaranya tarian tradisional yang bersifat magis. Jika masyarakat banyak mengenal tari Kuda Lumping asal Jawa yang bernuansa magis, di Tebo juga ada, khususnya di Desa Semabu yang dikenal dengan tari Lukah Gilo yang juga memasukkan unsur-unsur magis.
Lukah Gilo, merupakan jenis tarian tradisional bersifat magis yang berasal dari salah satu desa di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Tarian ini perlu dilestarikan, karena mengandung nilai-nilai budaya yang menarik.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tebo Drs. Abu Bakar, M.Si, tarian ini merupakan budaya turun menurun yang dilakukan warga Desa Semabu, Kecamatan Tebo Tengah, yang memadukan keindahan seni tari dan kekuatan magis.
Tarian ini menyatukan keindahan seni tari dan kekuatan magis yakni dengan menggunakan alat penangkap ikan tradisional yang disebut Lukah. Alat ini akan bergerak sendiri saat diiringi dengan sebuah nyanyian tradisional yang merupakan bagian dalam atraksi tarian tradisional Lukah Gilo. Tarian ini menceritakan tentang kegiatan di sawah.
Pesona Lukah Gilo
- Atraksi ini menggunakan alat untuk menangkap belut.
- Dijadikan sebagai penguji keterampilan dan ketangkasan para anak muda dalam mengendalikan lukah yang telah dibumbui ramuan magis oleh seorang pawang.
- Lukah tersebut dapat bergerak sendiri; melompat-lompat atau menari-nari. Para penari berusaha untuk menangkap lukah ini.
- Menggunakan lukah yang ukurannya 5 kali lebih besar dari ukuran lukah sebenarnya.
Sumber: http://oase.kompas.com/, http://www.tanahdatar.go.id/, & http://www.tribunjambi.com/
Leave a Reply