Tersedia Jawaban di Setiap Pertanyaan
Julukan Motivator No. 1 di Indonesia sebenarnya bukan Andrie atau saya yang membuat. Yang pertama kali memproklamirkan adalah rekan-rekan di Gramedia Grup. Atribut itu akhirnya melekat begitu saja hingga sekarang, menjadi trade mark dan ditulis oleh rekan-rekan wartawan di berbagai media, ditempel pada poster dan brosur oleh penyelenggara seminar, disuarakan melalui radio-radio dan sebagainya.
Mengenai keputusan Andrie untuk menjadi motivator sebenarnya lebih karena keinginannya untuk memberi, berbagi pengalaman dan pengertian, agar pendengar, siapapun juga bisa termotivasi dan berubah menjadi lebih baik.
Pertanyaan yang sering dilontarkan di saat seminar adalah bagaimana menjaga semangat agar tetap menyala? Kalau mau semangat ya bersemangatlah! Jawab Andrie. Memang sebagian besar dari kita cenderung sebentar saja bersemangat, dan kemudian semakin menurun dan menurun terus, karena sebenarnya semangat adalah sebuah kondisi mental yang perlu dibina, dijaga, dan dibuat.
Suatu hari, ada seorang teman yang cukup dekat hubungannya dengan kami datang ke kantor. Dia menanyakan, apa untung yang diperoleh Andrie Wongso dalam memberi seminar dan membuat orang lain semangat? Kantor tidak diurusi, bisnis dan keluarga ditinggal-tinggal pergi. Saya sempat terkaget-kaget dengan pertanyaan itu, akhirnya saya pun menjawab: Bagi Andrie, setelah usaha atau bisnis yang kita bikin menghasilkan cukup materi, tiba saatnya untuk memberi dan membagikannya kepada banyak orang, terutama kepada Indonesia tercinta yang saat ini terpuruk. Dan akar permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini jelas adalah masalah mental dan karena miskin mental, berdampak miskin harta. Pemberian itu bukan berbentuk materi semata tetapi lebih kepada membagikan pengertian dan pengalaman hidupnya. Keterpurukan Indonesia bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai bagian dari komponen anak bangsa.
Walaupun saat ini, mungkin masih terbatas skala kecil, tetapi diharapkan, dari yang sedikit itu bisa mampu merubah lebih baik, dampaknya akan memengaruhi lebih banyak orang di sekitarnya, lama-kelamaan diharapkan masyarakat juga akan terpengaruh berubah baik dan akhirnya semoga “Indonesia baru” bukanlah sekadar slogan, tetapi benar-benar tercipta nyata!
Keuntungan yang Andrie peroleh jelas bukan materi, tetapi kepuasan jiwa! Saya dan keluarga, juga perusahaan memang menjadi “korban” kegiatan Andrie, tetapi saya rasa, bila pengorbanan kami sepadan dengan hasil dan kepuasan jiwa yang di dapat, tidak perlu merasa dikorbankan, karena semua kejujuran dan keikhlasan memberi, selamanya tidak pernah ada yang sia-sia!
Sumber: Andrie Wongso, Sang Pembelajar

Leave a Reply