Usaha Rumah Makan Sesuai Jenisnya
Beberapa persiapan untuk memulai bisnis rumah makan adalah:
- mempersiapkan mental untuk menghadapi tantangan ketakutan dan keraguan akan kegagalan.
- Operasional dari rencana usaha Anda.
- Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu disiapkan rapi. Mulai dari menghitung kemampuan diri, keterampilan yang menyangkut bidang pekerjaan. Untuk usaha rumah makan minimal harus mengerti masakan. Untuk menjadi pengusaha rumah makan tidak harus menjadi ahli memasak dulu, tetapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, tenaga ahli yang bisa memasak bisa direkrut.
- Tersedianya Tempat usaha dan peralatan usaha. Pengertian tersedianya bukan berarti harus menjadi miliknya, tetapi bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa terlebih dahulu, kecuali memang tersedia dana yang cukup yang sengaja diinvestasikan ke usaha Anda untuk jangka panjang.
Berikut beberapa tips memulai usaha rumah makan yang bisa Anda jalankan:
- Bukalah usaha ditempat yang strategis, banyak orang lalu lalang, dipinggir jalan raya, cukup banyak kendaraan yang lewat. Masalah tempat tidak perlu terlalu besar dulu, sesuaikan dengan modal dan toleransi Anda menghadapi risiko usaha. Buat design dan interior yang menonjolkan ciri khas dari rumah makan Anda
- Rumah makan sangat sensitif terhadap rasa. Sebaiknya Anda lakukan beberapa kali percobaan tentang enak tidaknya masakan yang akan dijual dengan melibatkan beberapa orang sebagai konsumen. Setelah mereka semua menyatakan enak, Anda baru boleh membukanya. Atau Anda merekrut pegawai yang betul-betul ahli dibidangnya.
- Izin usaha. Izin usaha bisa bertahap, izin RT dulu, sambil jalan usaha makin ramai makin laris, izin usaha makin dilengkapi yaitu dengan berbadan hokum, akte notaris, NPWP.
- Pemilihan nama Sebaiknya bukan hanya mudah dikenal, tetapi juga akrab dan sesuai. Nama juga jangan terlalu panjang dan harus mudah diingat. Harap diperhatikan juga untuk tidak menganggap remeh persamaan nama dengan rumah makan lain. Sebab bisa menimbulkan persengketaan. Perhatikannlah merek-merek yang sudah ada, lalu bikin yang berbeda.
Langkah selanjutnya Anda bisa memilih jenis rumah makan yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan diri Anda. Ada beberapa jenis rumah makan yang bisa Anda buka. Diantaranya:
- Warung makan sederhana
Anda bisa membuka warung makan sederhana dengan menu-menu yang standar dan dengan harga yang murah. Untuk rumah makan jenis ini tidak dibutuhkan tempat yang mewah dan menu makanan yang khusus. Jika Anda tinggal dikawasan kampus, rumah makan jenis ini sangat cocok. Dan bahkan Anda cukup menempatkan meja dan kursi makan di teras rumah untuk melayani pembeli. Anda bisa manfaatkan dapur rumah sebagai dapur rumah makan sekaligus. Hal serupa juga bisa dilakukan dengan membuka warung makan di kawasan pabrik serta dikawasan perkantoran. Warung makan jenis ini cocok dibuka di sekitar pasar, pusat perbelanjaan, lingkungan kampus, lingkungan pabrik, dll.
- Rumah Makan Prasmanan
Di lingkungan perkantoran dan kampus-kampus. Rumah makan jenis ini sangat menarik dan diminati. Konsepnya adalah penjual menyajikan berbagai jenis masakan di etalase dan kemudian memberi kebebasan kepada pelanggan untuk memilih berbagai jenis masakan sesuai dengan seleranya. Mereka bisa mengambil sendiri nasi dan lauk pauk yang disukainya dan kemudian membayar sesuai dengan harga per jenis makanan yang dijual. Rumah makan jenis ini cocok diterapkan di kantin-kantin yang berada dilingkungan perkantoran dan kampus-kampus.
- Rumah Makan Cepat Saji
Banyak dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan atau mall-mall, khususnya dikota-kota besar. Pelanggan rumah makan ini biasanya adalah orang-orang yang menginginkan jenis makanan yang tidak terlalu berat, sekedar mengisi waktu sambil berbelanja dan bisa disajikan secara cepat. Menu-menu yang dijual biasanya jenis-jenis makanan yang instan. Seperti burger, hotdog, kebab, sosis, roti bakar, pisang bakar, dan sebagainya.
- Rumah Makan Keluarga
Prinsip rumah makan keluarga adalah menjual makanan plus suasana. Jadi dalam hal ini nuansa penataan ruangan yang nyaman sangat dibutuhkan. Kebanyakan rumah makan keluarga mengambil lokasi di pinggir jalan-jalan protokol/ jalan besar dan memiliki lahan parkir yang memadai serta menyediakan tempat ibadah. Ada juga rumah makan keluarga yang melengkapinya dengan area bermain untuk anak-anak. Sedangkan untuk menu makanan biasanya hampir sama saja dengan warung makan sederhana dan rumah makan prasmanan.
- Rumah Makan Makanan Tradisional
Rumah makan jenis ini, biasanya tidak menyajikan menu makanan yang bermacam-macam. Biasanya mereka menyajikan 1-4 jenis masakan saja yang memiliki ciri khas tertentu. Misalnya Rumah Makan Gudeg Jogja, Rumah Makan Soto Surabaya, Rumah Makan Bakso Malang, Rumah Makan Sate Madura, dan lain sebagainya. Tempat yang cocok untuk rumah makan jenis ini adalah di jalan-jalan besar yang mudah di akses dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.
- Rumah Makan Bernuansa Khusus
Rumah makan jenis ini biasa nya lebih banyak menjual suasana daripada menjual menu masakannya sendiri. Anda bisa lihat rumah makan-rumah makan yang mengambil lokasi cukup jauh dari pemukiman dan bahkan jauh dari keramaian. Seperti di sebuah bukit, di atas tebing pantai, di tepi danau atau sungai dan lain sebagainya. Prinsip dari rumah makan jenis ini adalah “menjual suasana” seperti ketenangan (karena jauh dari kebisingan) dan kenyamanan (karena pengunjungnya tidak berjubel-jubel). Rumah makan jenis ini biasanya sering dikunjungi masyarakat kelas eksekutif seperti para pengusaha dan pejabat yang membutuhkan “suasana baru” untuk menghilangkan kejenuhan dan kepenatan bekerja di kota. Bentuk lain dari jenis rumah makan ini adalah cafe ataupun coffee shop. Walaupun tidak menjual suasana alam, namun jenis rumah makan ini juga menjual suasana yang khusus dibuat untuk memanjakan pelanggannya. Misalnya dengan live music, karaoke dan lain sebagainya
Selamat membuka usaha rumah makan!
Sumber: http://www.perencanakeuangan.com, http://id.shvoong.com, www.facebook.com

Leave a Reply